DPRKPLH dan DKISP Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Kebun Serai Permai Desa Bincau yang masih terdampak kekeringan.
Martapura, Kalselpos.com – Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, persoalan keterbatasan air bersih masih dirasakan sebagian masyarakat Kabupaten Banjar. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar terus menggencarkan penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Kali ini, bantuan air bersih kembali didistribusikan ke kawasan Kebun Serai Permai, Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini melibatkan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar.
Dengan menggunakan armada milik DPRKPLH, petugas menyalurkan air bersih untuk mengisi tiga buah tandon sekaligus memenuhi kebutuhan air di sejumlah rumah warga.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih, terutama bagi wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan pasokan air akibat dampak musim kemarau.
Salah satu personel DKISP Kabupaten Banjar, Wahyu Triansyah, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang masih membutuhkan pasokan air bersih.
Menurutnya, meskipun hujan sudah mulai mengguyur beberapa daerah, kondisi tersebut belum sepenuhnya memulihkan ketersediaan air bersih di seluruh wilayah.
“Meski hujan sudah mulai turun, di beberapa wilayah kebutuhan air bersih masih belum sepenuhnya terpenuhi. Karena itu, pendistribusian tetap dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat mengurangi beban masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan masih berdampak pada kehidupan warga.
Tak luput rasa syukur dan apresiasi juga disampaikan Arief, salah seorang warga yang menerima manfaat dari bantuan tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dengan perhatian pemerintah daerah, mengingat ketersediaan air bersih di lingkungannya masih terbatas.
“Terima kasih banyak kepada Pemkab Banjar yang telah menyalurkan bantuan air bersih kepada kami. Ini betul-betul sangat bermanfaat untuk kami di tengah minimnya air bersih karena kemarau ini,” ungkapnya.
Penyaluran air bersih ini menjadi bukti bahwa upaya penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Banjar masih terus berjalan. Pemerintah daerah berupaya menjangkau masyarakat yang membutuhkan, tanpa hanya bergantung pada kondisi cuaca yang mulai membaik.
Melalui sinergi antarperangkat daerah, Pemkab Banjar berharap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, dapat terus terpenuhi hingga kondisi pasokan air kembali normal.





