DPRD Palangka Raya Minta Menhut Laporkan Langsung Kondisi Karhutla Kalteng ke Presiden

Teks : Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim(kalselpos.com)

Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Arif M. Norkim berharap Menhut Raja Juli Antoni melaporkan kondisi riil karhutla Kalteng langsung ke Presiden.

PALANGKA RAYA, kalselpos.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, berharap Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk melaporkan secara langsung hasil peninjauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) kepada Presiden. Langkah ini dinilai krusial agar kebijakan penanganan karhutla di tingkat pusat selaras dengan kondisi riil di lapangan.

Bacaan Lainnya

​Menurut Arif, peninjauan lapangan tidak boleh hanya terfokus pada satu wilayah semata. Ia berharap Menhut dapat menyambangi seluruh kabupaten/kota di Kalteng, termasuk Kota Palangka Raya, demi mendapatkan gambaran utuh terkait ancaman dan penanganan karhutla.

​”Kami mengharapkan Menteri Kehutanan benar-benar berkeliling ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah agar bisa melihat langsung kondisi karhutla di lapangan,” ujar Arif, belum lama ini.

​Ia menilai, peninjauan faktual sangat penting agar kebijakan penanganan tidak hanya bertumpu pada laporan administratif di atas kertas. Dengan melihat langsung situasi yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat, pemerintah pusat diyakini bisa memberikan dukungan serta alokasi sumber daya yang lebih tepat sasaran.

​”Harapan kami, kondisi yang dilihat langsung oleh menteri bisa dilaporkan kepada Presiden untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penanganan karhutla,” tegasnya.

​Arif menambahkan, persoalan karhutla merupakan bencana lintas sektoral yang membutuhkan koordinasi erat dan berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu, ia mendorong adanya langkah konkret serta perhatian yang jauh lebih serius dari pusat usai kunjungan kerja tersebut.

​”Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih serius terhadap penanganan karhutla setelah melihat langsung kondisi di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya,” pungkasnya

 

 

Pos terkait