Reses Eddy Junaidi Serap Aspirasi Warga, Drainase hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Teks: Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Demokrat, Eddy Junaidi, melaksanakan reses, di Jalan Rawasari 12 RT 55, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Jumat (23/10/2026).(kalselpos.com)

Anggota DPRD Banjarmasin Eddy Junaidi menyerap aspirasi warga Teluk Dalam terkait kelanjutan pembangunan drainase, keamanan, hingga pendataan KIP.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Beragam persoalan yang dihadapi warga mencuat dalam kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Demokrat, Eddy Junaidi, di Jalan Rawasari 12 RT 55, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Jumat (23/10/2026).

Bacaan Lainnya

 

Mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan keamanan permukiman, penataan utilitas, hingga akses bantuan pendidikan bagi warga yang membutuhkan.

 

Eddy Junaidi mengatakan, pembangunan drainase masih menjadi kebutuhan mendesak yang disampaikan masyarakat. Warga RT 58 berharap pemerintah dapat melanjutkan pembangunan saluran drainase agar tersambung secara menyeluruh, sehingga mampu mengurangi genangan yang selama ini terjadi saat hujan deras.

 

Menurutnya, pembangunan yang telah dilakukan pada 2025 belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan karena masih terdapat ruas saluran yang belum terhubung.

 

“Kami akan memperjuangkan agar pembangunan drainase dapat dilanjutkan. Tentunya pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah pada tahun mendatang,” ujar Eddy.

 

Keluhan serupa disampaikan Nasir, warga RT 58. Ia menjelaskan saluran drainase yang ada saat ini baru menjangkau kawasan Jalan Rawasari 10 sehingga aliran air belum mengalir optimal. Akibatnya, setiap musim hujan air kerap melimpas ke badan jalan dan mengganggu aktivitas warga.

 

Selain persoalan drainase, masyarakat juga meminta penataan kabel jaringan internet dan televisi yang dinilai semakin semrawut sehingga mengurangi kerapian kawasan permukiman.

 

Di RT 60, perhatian warga lebih banyak tertuju pada aspek keselamatan lalu lintas dan keamanan lingkungan. Mereka mengusulkan pembangunan polisi tidur untuk mengurangi laju kendaraan yang melintas serta meminta adanya langkah lebih serius dalam mengantisipasi maraknya aksi pembobolan rumah pada siang hari ketika sebagian besar penghuni sedang bekerja.

 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Eddy memastikan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat untuk diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD. Ia juga menyampaikan bahwa usulan terkait fasilitas jalan telah diterima pihak kelurahan, sedangkan untuk peningkatan keamanan, Satpol PP berkomitmen memperkuat patroli di kawasan permukiman.

 

Dalam kesempatan itu, Eddy turut mengapresiasi respons cepat Dinas Sosial Kota Banjarmasin yang langsung melakukan pendataan terhadap warga yang berpotensi menerima bantuan sosial maupun akses Program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

 

Menurutnya, kolaborasi cepat antarinstansi menjadi kunci agar pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

 

“Respons yang cepat seperti ini sangat dibutuhkan sehingga bantuan sosial maupun program pendidikan dapat diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

 

 

Pos terkait