Anggota DPRD Banjarmasin Gusti Yasni Iqbal memperjuangkan perbaikan Jembatan 2 Sungai Baru yang berlubang dan fasilitas Posyandu warga.
BANJARMASIN, Kalselpos.com – Kondisi Jembatan 2 di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat saat kegiatan reses anggota DPRD Kota Banjarmasin, Gusti Yasni Iqbal, Kamis (22/10/2026).
Dalam agenda penyerapan aspirasi daerah pemilihan (dapil) tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan hingga peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Gusti Yasni mengatakan, persoalan Jembatan 2 Sungai Baru mendapat perhatian khusus karena kondisi fisiknya mulai mengalami kerusakan. Warga melaporkan adanya bagian jembatan yang berlubang sehingga berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Menurutnya, akses tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat sehingga perlu segera dilakukan pengecekan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan.
“Usulan warga terkait perbaikan jembatan ini akan kami perjuangkan dan masukkan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk dibahas bersama pemerintah kota,” ujarnya.
Selain infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan peningkatan fasilitas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Salah satu yang diusulkan adalah pengadaan alat timbangan yang lebih memadai untuk mendukung pelayanan kesehatan warga.
Gusti Yasni menjelaskan, peran posyandu saat ini semakin luas. Tidak hanya menangani kebutuhan kesehatan bayi dan balita, tetapi juga mulai memberikan pelayanan kepada kelompok remaja hingga masyarakat lanjut usia.
“Fasilitas posyandu harus terus diperkuat karena menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang diterima dalam reses akan diselaraskan dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Selanjutnya, pemerintah daerah akan melakukan kajian berdasarkan tingkat kebutuhan, urgensi, serta kemampuan anggaran.
Program yang dinilai mendesak akan menjadi perhatian untuk diprioritaskan, sedangkan usulan lainnya tetap akan diperjuangkan melalui tahapan perencanaan pembangunan berikutnya.
Sementara itu, Staf Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Ibnu, memastikan hasil aspirasi tersebut akan diteruskan kepada dinas terkait.
Khusus terkait Jembatan 2 Sungai Baru, Ibnu menyebut pihaknya akan melakukan survei teknis untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Hasil reses ini akan kami sampaikan ke dinas. Untuk usulan perbaikan jembatan, kami akan segera melakukan pengecekan bersama tim teknis PUPR,” jelasnya.





