Anggota DPRD Banjarmasin H Makmur menyerap aspirasi warga Kebun Bunga terkait pergeseran data desil bansos, perbaikan jalan, dan gerobak sampah.
BANJARMASIN, Kalselpos.com – Sejumlah persoalan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat menjadi perhatian anggota DPRD Kota Banjarmasin, H Makmur, saat menggelar reses penyerapan aspirasi di Jalan Mangga 3 Ujung, Kompleks Arrahim RT 24, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kamis (22/10/2026).
Dalam dialog bersama warga, tiga persoalan utama mengemuka, yakni kondisi infrastruktur jalan lingkungan, kebutuhan sarana pengelolaan sampah, serta persoalan ketidaksesuaian data desil yang menjadi dasar penentuan penerima program bantuan sosial.
Persoalan data desil menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan warga. Masyarakat mempertanyakan perubahan kategori tingkat kesejahteraan yang mengalami pergeseran dari desil 2 menjadi desil 6, padahal kondisi ekonomi mereka dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.
Warga berharap pemerintah kota segera melakukan pengecekan ulang dan memperbarui data berdasarkan kondisi nyata di lapangan agar program perlindungan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran.
Menanggapi aspirasi tersebut, H Makmur menilai validasi data masyarakat miskin merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, ketepatan data akan menentukan keberhasilan program pemerintah dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Persoalan desil ini harus menjadi perhatian serius. Data harus kembali diverifikasi agar sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan dan tidak merugikan masyarakat yang memang berhak mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Selain persoalan sosial, warga juga menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan lingkungan yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. H Makmur menyebut perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan menjadi salah satu kebutuhan yang akan diperjuangkan melalui fungsi DPRD.
Di bidang lingkungan, masyarakat mengusulkan adanya bantuan gerobak sampah untuk mendukung pengangkutan sampah rumah tangga. Menurut warga, fasilitas tersebut diperlukan agar pengelolaan sampah di lingkungan permukiman dapat berjalan lebih baik.
H Makmur menyatakan akan meneruskan usulan tersebut kepada instansi terkait. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.
“Masyarakat juga perlu membangun kesadaran bersama dengan memisahkan sampah organik dan nonorganik sebelum dibuang. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu pemerintah dalam mengurangi persoalan sampah,” katanya.
Politisi tersebut memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan dan dikawal melalui mekanisme DPRD bersama Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Semua masukan masyarakat kami catat dan akan kami perjuangkan. Harapannya, aspirasi ini dapat diwujudkan menjadi solusi yang benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya.





