Pemkab Balangan menggelar pasar murah dan gerai pangan murah bersubsidi di Paringin Selatan untuk menjaga daya beli warga serta menekan inflasi.
Paringin, kalselpos.com-Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar pasar murah dan gerai pangan murah untuk membantu menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi di halaman Kantor Kecamatan Paringin Selatan Rabu (21/10) kemarin.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia tersebut melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balangan, serta Perum Bulog.
Kepala Bidang Metrologi dan Stabilitas Harga Disperindag Balangan, Ika menyampaikan, pasar murah dilaksanakan secara terjadwal dengan menyasar kecamatan-kecamatan di wilayah setempat untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Barang yang kami jual ini barang bersubsidi, yang pasti lebih murah dibandingkan harga pasaran, sehingga bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Ika.
Ika mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi melalui intervensi harga sejumlah kebutuhan pokok.
Adapun Disperindag menyediakan, sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya minyak goreng dan tepung terigu. Kegiatan tersebut juga melibatkan Perum Bulog untuk mendukung penyediaan pangan bagi masyarakat.
Sementara itu, Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama DKP3 Balangan, Ica Katia Samarani menyampaikan, gerai pangan murah difokuskan pada komoditas hasil pertanian, seperti bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.
Ica menjelaskan, pelaksanaan pasar murah dan gerai pangan murah merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga komoditas strategis, terutama sebelum terjadi kenaikan harga yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.
Namun, ketersediaan pasokan masih menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sejumlah komoditas, khususnya bawang merah, harus didatangkan dari luar daerah karena belum diproduksi secara memadai di Kabupaten Balangan.
Kondisi tersebut memengaruhi pemenuhan stok pangan yang dapat disalurkan kepada masyarakat melalui kegiatan pasar murah.
Ia berharap, distribusi pangan murah dapat diperluas hingga wilayah pelosok Balangan, mengingat masyarakat di daerah yang jauh dari pusat kabupaten harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok.
Camat Paringin Selatan Riza Kurniawan juga menyampaikan, pelaksanaan pasar murah di wilayahnya membantu masyarakat menghemat pengeluaran, baik dari sisi harga bahan pokok maupun biaya transportasi.
“Sehingga ada dua hal yang bisa didapat, yaitu dari segi transportasi bisa menghemat dan dari segi harga pun bisa menghemat,” kata Riza.
Camat juga berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk desa-desa terpencil, agar masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.





