Ketua DPRD Banjarbaru H Muhammad Syahrial mendampingi Wali Kota Hj Erna Lisa Halaby membuka MTQ XXI Banjarbaru di Gedung Bina Satria.
Banjarbaru, Kalselpos.com – Ketua DPRD Kota Banjarbaru, H. Muhammad Syahrial, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2026 yang digelar di Gedung Bina Satria Banjarbaru, Selasa (13/10/2026).
Kehadiran Muhammad Syahrial bersama Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan syiar Islam sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Syahrial menilai, pelaksanaan MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan untuk mencari peserta terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki peran penting dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci serta mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an perlu terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda. Dengan demikian, MTQ dapat menjadi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki landasan moral yang kuat.
“MTQ hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial atau ajang untuk meraih prestasi. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat,” ujar Syahrial.
Ketua DPRD Banjarbaru itu juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar kegiatan keagamaan seperti MTQ dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, serta keluarga memiliki peran masing-masing dalam membentuk generasi Qur’ani. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembinaan tidak berhenti ketika perlombaan selesai, tetapi berlanjut melalui kegiatan pendidikan dan pembiasaan di lingkungan masyarakat.
Selain menjadi sarana meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, MTQ juga diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi yang dapat membawa nama baik Kota Banjarbaru pada tingkat yang lebih tinggi.
Syahrial berharap, pelaksanaan MTQ XXI dapat mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kerukunan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Banjarbaru.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, dewan hakim, peserta, hingga masyarakat yang turut mendukung kelancaran acara.
Melalui MTQ XXI Tahun 2026, diharapkan syiar Islam semakin berkembang dan nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi, sehingga mampu menjadi landasan dalam mewujudkan masyarakat Banjarbaru yang religius, harmonis, dan berkarakter.





