Ketua DPRD Dorong Kolaborasi Pendidikan, PAUD Berkualitas Jadi Fondasi Generasi Emas Banjarbaru

Teks Foto: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan pemerintah daerah saat pelantikan Pokja Bunda PAUD serta pengukuhan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Banjarbaru, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Jumat (9/10/2026).(ist)(kalselpos.com)

Ketua DPRD Banjarbaru M Syahrial mendorong sinergi lintas sektor guna memajukan mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Banjarbaru, Kalselpos.com – Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Muhammad Syahrial, menilai penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) perlu menjadi perhatian bersama untuk menyiapkan generasi penerus yang berkualitas. Sinergi pemerintah, lembaga legislatif, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting agar layanan pendidikan anak dapat berkembang secara merata.

Bacaan Lainnya

 

Menurut Syahrial, pendidikan sejak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menumbuhkan kreativitas, serta mengembangkan kemampuan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

 

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter. Karena itu, peningkatan kualitas PAUD harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, masyarakat, dan seluruh pihak terkait,” ujar Syahrial.

 

Ia menjelaskan, perhatian terhadap PAUD tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana pendidikan. Kualitas tenaga pendidik, lingkungan belajar yang aman, serta pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak juga perlu menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan.

 

Pandangan tersebut sejalan dengan pelantikan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD dan pengukuhan Bunda PAUD tingkat kecamatan serta kelurahan se-Kota Banjarbaru yang berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (9/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin Wali Kota Banjarbaru sekaligus Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby. Dalam kesempatan itu, Atika Anggraini Sirajoni dilantik sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banjarbaru.

 

Syahrial menilai keberadaan Pokja Bunda PAUD dapat menjadi penggerak koordinasi berbagai program pendidikan anak usia dini. Dengan kerja sama yang terarah, program pembinaan di tingkat kota hingga kelurahan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan keluarga.

 

“Yang terpenting adalah bagaimana program yang telah dirancang dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap semua pihak dapat saling mendukung untuk menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan anak perlu dipandang secara menyeluruh. Selain pembelajaran, aspek kesehatan, perlindungan, pengasuhan, dan pemenuhan kebutuhan dasar juga harus mendapat perhatian.

 

Menurutnya, pendekatan PAUD Holistik Integratif menjadi salah satu upaya yang perlu diperkuat karena mendukung tumbuh kembang anak dari berbagai aspek secara terpadu.

 

Syahrial juga menilai keterlibatan berbagai unsur, termasuk organisasi masyarakat dan pihak swasta, dapat memperkuat ekosistem pendidikan di Banjarbaru. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melengkapi program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 

Ia berharap pelantikan pengurus Pokja Bunda PAUD tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan pelaksanaan program secara berkelanjutan.

 

“Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah menyiapkan anak-anak sejak dini. Jika pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan mereka diperhatikan bersama, kita memiliki peluang lebih besar untuk melahirkan generasi yang mampu bersaing dan membawa Banjarbaru semakin maju,” tutupnya.

 

Dengan dukungan lintas sektor dan pelaksanaan program yang berkesinambungan, peningkatan kualitas PAUD diharapkan menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Kota Banjarbaru.

 

 

 

 

 

Pos terkait