Koperasi TKBM Karya Bahari Kotabaru bekerja sama dengan BKK Kelas I Banjarmasin menggelar skrining kesehatan gratis bagi puluhan pekerja pelabuhan.
Kotabaru, kalselpos.com –
Koperasi TKBM Karya Bahari Kotabaru kembali menunjukkan komitmen nyata terhadap kesehatan anggota. Oleh karena itu, pengurus koperasi menggandeng Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banjarmasin Wilayah Kerja Kotabaru. Selanjutnya, kedua pihak menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi puluhan anggotanya.
Pihak panitia menyelenggarakan kegiatan rutin BKK tersebut di Kantor Koperasi TKBM Karya Bahari, Jalan Raya Stagen. Tepatnya, acara ini berjalan di Kecamatan Pulau Laut Utara pada Selasa pagi. Hasilnya, lebih dari 50 anggota TKBM mengikuti skrining kesehatan tersebut.
Ketua Koperasi TKBM Karya Bahari, Ardiansyah, mengonfirmasi hal tersebut sebagai bentuk perhatian koperasi. Sebab, manajemen sangat memperhatikan kondisi fisik anggota di area pelabuhan. Para pekerja tersebut selalu menghadapi tingkat aktivitas tinggi setiap hari.
Menurut sosok yang akrab disapa Bang Ardi ini, kesehatan anggota menjadi modal utama saat bekerja. Artinya, kondisi anggota yang sehat membuat pekerjaan bongkar muat berjalan lancar serta aman.
Bang Ardi menjelaskan dengan semangat mengenai cakupan pemeriksaan tersebut. Pemeriksaan medis ini meliputi cek tensi, gula darah, serta penyakit berbahaya seperti HIV.
Oleh sebab itu, ia berharap kegiatan positif ini tidak hanya bergulir setahun sekali. Bahkan, ia menginginkan pemeriksaan kesehatan berlangsung secara lebih rutin. Ia menargetkan pelaksanaan program ini bisa berjalan setiap satu bulan sekali.
Sementara itu, Korwil Wilayah Kotabaru BKK Kelas I Banjarmasin, Bahriansyah, menyampaikan hal senada. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi dini penyakit menular maupun tidak menular. Sasaran utamanya adalah seluruh pekerja di kawasan pelabuhan tersebut.
Bahriansyah memperjelas tujuan utama kegiatan tersebut bagi karyawan TKBM. Pihaknya ingin melacak indikasi awal atau gejala penyakit HIV serta Tuberkulosis. Meskipun pemeriksaan hanya berupa skrining, metode ini mampu mendeteksi penyakit lebih awal.
Selain itu, ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi program tahunan dari BKK Kelas I Banjarmasin. Dalam hal ini, pihak instansi memilih masyarakat pelabuhan sebagai sasaran utama. Kelompok pekerja TKBM termasuk ke dalam masyarakat pelabuhan tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa petugas belum menemui penyakit berbahaya pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, tim medis masih memproses hasil pemeriksaan hari ini sehingga belum bisa memberikan kesimpulan akhir.
Di sisi lain, pihak penyelenggara melibatkan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat. Dengan demikian, tim medis bisa menjalankan proses skrining secara lebih komprehensif.
Langkah ini membantu mendeteksi awal penyakit sasaran seperti HIV dan TB. Petugas juga memeriksa penyakit tidak menular seperti kadar gula darah dan kolesterol. Bahkan, mereka memeriksa kesehatan gigi serta mulut para peserta.
Melalui skrining ini, BKK bisa menarik kesimpulan awal mengenai kesehatan karyawan TKBM. Pihak kesehatan akan memanggil kembali peserta yang menunjukkan indikasi penyakit tertentu. Langkah lanjutan ini berguna untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan yang lebih mendalam.
Kesimpulannya, kepemimpinan Ardiansyah yang peduli membuat Koperasi TKBM Karya Bahari semakin solid. Pengurus koperasi terus mengutamakan aspek kesejahteraan serta kesehatan para anggotanya.





