Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby turun langsung menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kemarau di Sungai Ulin.
Banjarbaru, Kalselpos.com –
Pemerintah Kabupaten Tapin menyalurkan bantuan dana sebesar Rp400 juta. Dana ini mengalir untuk rehabilitasi ruang kelas Pondok Pesantren Muthiul Huda. Kebetulan, lembaga keagamaan ini berada di Kecamatan Hatungun. Oleh karena itu, program tersebut menjadi bagian dari visi unggulan Bupati Tapin. Visi ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan lokal.
Selanjutnya, Wakil Bupati Tapin H Juanda menyerahkan bantuan tersebut secara langsung. Beliau menyerahkan dana kepada pihak pengelola pesantren. Momentum ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara berlangsung di Kecamatan Hatungun pada Selasa (15/09/2026) siang. Di samping itu, panitia menggelar tabligh akbar bersama ulama kondang KH Anwar Zahid.
Juanda menegaskan bahwa dukungan terhadap pondok pesantren menjadi prioritas penting. Oleh sebab itu, pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada sektor ini. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat fondasi pendidikan generasi muda. Melalui langkah nyata, pemerintah ingin membentuk remaja cerdas dan taat beragama.
Menurut beliau, pemerintah daerah bertekad memberikan perhatian secara proporsional. Dengan demikian, semua lembaga keagamaan akan menerima perhatian seimbang. Selama ini, pesantren memainkan peran strategis dalam membina akhlak masyarakat luas.
“Bantuan dana ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin. Kami mendukung penuh sektor pendidikan keagamaan. Kami berharap perbaikan ruang kelas ini meningkatkan kenyamanan belajar para santri,” ujar Juanda.
Oleh karena itu, beliau berpesan agar pengelola memanfaatkan dana secara optimal. Pengelola harus mengawal perbaikan sarana pembelajaran dengan baik. Jadi, fasilitas yang memadai pasti menjamin keamanan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Selain itu, Juanda mengajak pengelola pesantren dan masyarakat untuk saling bersinergi. Semua pihak harus bersama-sama menjaga sarana pendidikan. Masyarakat juga perlu mengembangkan fasilitas yang sudah ada.
“Pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat berharga. Oleh sebab itu, pemerintah menyelaraskan pembangunan fisik dengan peningkatan kualitas pembelajaran,” tambahnya.
Akhirnya, Pemkab Tapin berharap bantuan ini memberikan manfaat langsung. Maka dari itu, para santri dan guru akan merasakan dampak positifnya. Dukungan nyata tersebut akan memperkuat keberlanjasan program pendidikan di Kecamatan Hatungun.





