Pemkab HSS menggelar rakor kebijakan dan strategi pemenuhan pangan untuk memperkuat ketahanan pangan serta mengantisipasi krisis pangan daerah.
Kandangan, kalselpos.com–
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) kebijakan dan strategi pemenuhan pangan. Acara ini berlangsung di Pendopo Bupati HSS pada Rabu (9/9/2026). Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, melalui rakor ini, pemerintah ingin memastikan ketersediaan pangan masyarakat serta mendorong sinergi lintas sektor.
Bupati HSS, Syafrudin, memimpin langsung jalannya rapat koordinasi ini. Dalam menjalankan tugasnya, beliau hadir didampingi oleh Wabup Suriani dan Sekda Muhammad Noor. Pertemuan penting ini juga dihadiri oleh Dandim 1003/HSS, Kasat Binmas Polres HSS, serta Pimpinan Cabang Bulog HST. Tak hanya itu, jajaran OPD, camat, dan perwakilan Apdesi turut mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten HSS, Lutfiana, menjelaskan tujuan pelaksanaan rakor tersebut. Menurutnya, seluruh pihak harus memahami kebijakan dan strategi pemerintah daerah dalam pemenuhan pangan. Secara khusus, fokus utama pembahasan dalam rapat mengarah pada pengelolaan cadangan pangan.
“Pemahaman ini akan mendukung pelaksanaan tugas di masing-masing wilayah. Oleh sebab itu, langkah ini sekaligus memberikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan cadangan pangan di Kabupaten HSS,” ujar Lutfiana.
Sementara itu, Bupati HSS, Syafrudin Noor, memberikan penekanan mengenai esensi dari ketersediaan pangan. Sebab, masalah pangan tidak hanya berkaitan dengan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat saja. Bahkan, ketersediaan pangan memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas harga, kondisi ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Jadi pemenuhan pangan ini merupakan salah satu hal penting yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Bupati Syafrudin.
Oleh karena itu, Bupati meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan sinergi secara aktif. Mulai dari pemerintah daerah, tingkat kecamatan, hingga desa harus saling mendukung. Dengan demikian, pengelolaan cadangan pangan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Cadangan pangan ini merupakan salah satu kebijakan strategis yang harus kita siapkan bersama,” kata Bupati Syafrudin.
Menurut pandangan beliau, pemerintah daerah wajib menjamin ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Hal ini sangat penting untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam. Selain itu, cadangan pangan yang kuat menjadi benteng utama dalam mencegah ancaman krisis pangan.
Akhirnya, Bupati berharap rapat koordinasi ini menghasilkan kesepakatan yang nyata. Sebab, penanganan masalah pangan daerah membutuhkan komitmen bersama yang kuat.
“Dengan begitu, sinergi yang kuat antara pemerintah dan pemangku kepentingan akan mengoptimalkan ketahanan pangan di Kabupaten HSS,” pungkas Bupati Syafrudin.





