Baznas Kota Banjarmasin berkolaborasi dengan UPZ Bank Kalsel menyalurkan bantuan pendidikan Rp60 juta untuk pelajar SD, SMP, dan mahasiswa S1.
Banjarmasin, kalselpos.com –
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel. Mereka menyalurkan bantuan pendidikan tahun 2026 senilai Rp60 juta. Pihak Baznas mengalokasikan bantuan tersebut bagi siswa SD, SMP sederajat, serta mahasiswa melalui program Beasiswa Cendekia.
Ketua Baznas Kota Banjarmasin, Riduan Masykur, menyerahkan langsung bantuan program “Banjarmasin Cerdas” ini. Proses penyerahan berlangsung di Gedung Sekber Banjarmasin pada Kamis (27/8/2026).
Riduan merincikan bahwa alokasi program Beasiswa Cendekia mencapai Rp29,5 juta. Program kerja sama dengan UPZ Bank Kalsel ini menyasar 10 mahasiswa S1 di tiga perguruan tinggi. Kampus tersebut adalah Uniska, UIN Antasari Banjarmasin, dan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).
“Sementara itu, kami menyalurkan total Rp30,7 juta untuk bantuan pendidikan tingkat SD/MI dan SMP/MTs kepada 35 siswa,” ujar Riduan.
Ia menegaskan seluruh penerima manfaat merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Mereka masuk dalam kategori asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat, infak, dan sedekah. Tim Baznas menentukan penerima melalui proses verifikasi lapangan yang ketat sesuai syariat Islam.
“Bantuan ini bertujuan meringankan biaya pendidikan dan kuliah anak-anak di kota ini. Dengan demikian, mereka bisa fokus menggapai cita-cita,” imbuhnya.
Selain sektor pendidikan, Baznas Banjarmasin juga aktif menyalurkan dana umat melalui program lain. Program tersebut meliputi bedah rumah, penanganan stunting, hingga bantuan modal usaha mikro.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif program Banjarmasin Cerdas ini.
“Ini program luar biasa untuk memajukan pendidikan di kota ini. Lewat bantuan Baznas, anak-anak bisa menempuh pendidikan dengan tenang tanpa terbebani biaya sekolah dan kuliah,” pungkas Ichrom.





