Peringatan ulang tahun ke-73 mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin diwarnai pembacaan puisi dan nostalgia rekam jejak prestasinya selama memimpin.
Oleh : H Sukhrowardi, aktivis 90
TUJUH puluh tiga tahun langkah terbentang.
Di atas bumi yang tak pernah lelah berputar
Ada jejak tawa dan air mata yang tenang menyusun makna dalam lembar demi lembar
Rambut memutih bagai kapas di ufuk sore.
Garis wajah adalah peta dari waktu
Nafas bersyukur mengalun pelan – pelan dan sore menatap hari dengan damai di kalbu
Tiada lagi amarah yang membakar, dada hanya kasih yang tulus memeluk semesta.
Tujuh puluh tiga tahun sebuah anugrah terindah
menuju senja dengan terang cahaya
Puisi ini dibacakan usai MC kawakan, Hadi Susilo mempersilakan mantan Bupati Kotabaru Syahid Jafar dan mantan pejabat era Pak Rudy, ikut berhadir.
Namun sebelumnya, kemampuan dan keberhasilan Rudy Ariffin saat jadi pemimpin Kalsel, juga dibacakan, di antaranya ;
1. Membangun komplek perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru pindah dari Banjarmasin, kalau tidak pindah pasti kemecatan dan Kantor Gubernur di Banjarmasin terendam air, sebab ROB dan sebagainya
2. Pembangunan fly over yang membuat Kota Banjarmasin indah dan membelah kemacetan, di saat kota lain sudah duluaan.
3. Jalan 0 Km menuju Tanjung, Kabupaten Tabalong tidak lagi berpapasan dengan angkutan truk batubara, maka ada jalan underpass, Sungai Puting dll.
4. Stadion 17 Mei Banjarmasin direnovasi, sehingga bisa dimainkan Liga Barito Putra ber-hombase. Namun hanya dipakai sebentar sebab PSSI dibekukan era Joko Widodo, akhirnya lapangan terbengkalai
6. Krisis listrik berakhir dibangunan PLN Asam – Asam dengan sinergisitas perbankan dan diresmikan di era Presiden Megawati
7. Antrean BBM di POM bensin (SPBU, red) berakhir setelah Pak Rudy menerima masukan dari aktivis Almarhum Muhamad Med, Almarhum Faisal, Almarhum Desmon J Mahesa dan Almarhum Frans Samoel Ampong.
Hadir juga Ady Khairudin, Ketua Hismawamigas, maka Pak Rudy keluarkan surat edaran pembeliaan bensin pada mobil dinas dan berhenti antrean BBM
8. Ulama dan umara selalu dijaga oleh Pak Rudy, komonikasi dan hubungan lewat berbagai kegiatan
9. Pers bulanan dan pelatihan jurnalistiik serta event Porwanas di-suport hingga diselengarakan di Kalsel dengan pembukaanya di lapangan sepak bola Demang Lehman Martapura, usai dibangun jua.
10. Pemberiaan bea siswa bagi mahasiswa yang melanjutkan program S2 dibantu
11. Pemberian biaya bantuan kampus mendorong percepatan SDM diberikan ULM dan IAIN serta lainya.
Itu yang tercatat kepemimpinan Rudy Ariffin membangun Kalsel selama memjabat 2 periode. Mungkin banyak lagi.
Alhamdulilah semua bisa berhadir di acara 73 tahun ayahnda Rudy Ariffin.





