Kalsel resmi menjadi wilayah pelaksanaan program KSPEAN usai Wamenko Pangan Hanif Faisol menyoroti potensi besar pertanian dan peternakan
Banjarbaru, Kalselpos.com – Kalimantan Selatan kini resmi masuk salah satu dari empat provinsi pelaksana Program Nasional Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN).
Penetapan ini bukti nyata potensi besar daerah dalam perkuat ketahanan pangan nasional.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol menegaskan Kalsel miliki modal sangat kuat untuk jadi lumbung pangan nasional. Luas lahan sawah mencapai sekitar 300 ribu hektare, mampu hasilkan sekitar 1,1 juta ton gabah setiap tahun.
Selain pertanian, Kalsel juga simpan potensi besar di peternakan, perikanan, hortikultura, hingga perkebunan kelapa sawit. Semua ini jadi penopang utama pengembangan kawasan swasembada.
“Kalsel punya potensi besar dukung ketahanan pangan nasional. Wilayah seperti Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Balangan, hingga Paser tampilkan keragaman potensi produksi yang sangat menjanjikan,” ujar Hanif Faisol, Sabtu (1/8/2026).
Hanif jelaskan, program KSPEAN ini tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025. Fokus utamanya perkuat ketahanan pangan lewat pengembangan sektor pangan, energi, dan sumber daya air secara menyatu.
Menurutnya, sektor peternakan Kalsel juga tunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Budidaya itik serta peternakan sapi yang terpadu dengan perkebunan sawit mampu penuhi kebutuhan warga lokal, bahkan hasilkan kelebihan untuk dikirim ke daerah lain.
“Untuk peternakan, Kalsel punya peluang besar lewat itik dan sapi yang terintegrasi dengan sawit. Kini kita sudah cukup penuhi kebutuhan sendiri, bahkan salurkan hasilnya ke luar daerah,” ungkapnya.
Lewat pelaksanaan KSPEAN, pemerintah harap terjalin kerja sama yang makin erat antara pusat dan daerah. Tujuannya wujudkan swasembada pangan yang berlanjut, sekaligus kokohkan ketahanan pangan Indonesia di tengah tantangan dunia.
“Atas arahan Presiden, Kemenko Pangan akan terus perkuat sinergi dengan seluruh kementerian teknis. Kita bergerak bersama wujudkan swasembada pangan, energi, dan air demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” pungkas Hanif.





