Manggala Agni Kemenhut telah melakukan 107 operasi pemadaman dan menangani 321,04 hektare area karhutla di Kalsel hingga pertengahan Juli.
Banjarbaru, kalselpos.com – Personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tercatat telah melakukan 107 operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sepanjang tahun ini hingga Kamis (16/7/2026).
“Total luas areal yang berhasil ditangani mencapai 321,04 hektare,” ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut, Thomas Nifinluri, di Banjarbaru, Jumat (17/7/2026).
Thomas mengungkapkan, pada Kamis (16/7), tim gabungan merampungkan dua operasi pemadaman di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru. Selain itu, petugas juga dikerahkan untuk memeriksa titik api (hotspot) di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru.
Menurut Thomas, Kemenhut terus memperkuat personel Manggala Agni, sarana prasarana (sarpras), upaya pencegahan, hingga operasi pemadaman di seluruh wilayah Indonesia, khususnya pada zona rawan karhutla.
Sebagai langkah penguatan respons cepat di lapangan, Kemenhut menyiagakan 180 personel Manggala Agni yang tersebar di tiga Daerah Operasional (Daops), yaitu Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut.
Ratusan personel tersebut memikul tugas untuk melaksanakan patroli rutin, pemantauan hotspot, pemadaman dini, serta pemberian edukasi pencegahan kepada masyarakat.
Melalui kesempatan ini, Thomas juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif mencegah bencana kabut asap. Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan indikasi kebakaran kepada aparat atau instansi terkait.
Langkah antisipasi ini tergolong krusial mengingat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah resmi menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, yang berlaku sejak 6 Juli hingga 31 Oktober 2026 mendatang.





