Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR tinjau Jalan Veteran Km 5,5 yang amblas parah. Pemko minta Pemprov Kalsel segera lakukan perbaikan demi keselamatan warga.
BANJARMASIN, Kalselpos.com – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR turun langsung meninjau ruas Jalan Veteran Kilometer 5,5 di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, yang mengalami amblas parah, Rabu (15/7/2026). Melihat kondisi retakan yang terus melebar dan badan jalan yang terus mengalami penurunan, Yamin meminta penanganan segera dilakukan demi mencegah jatuhnya korban.
Di lokasi, Yamin tampak meninjau titik amblas bersama jajaran pemerintah daerah, BPBD, dan aparat kepolisian. Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah berada pada level yang membahayakan karena merupakan salah satu jalur utama penghubung Kota Banjarmasin.
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan ini mengalami amblas cukup parah dan harus ditangani segera agar tidak semakin meluas dan menimbulkan korban,” ujar Yamin.
Yamin menjelaskan, meski berada di wilayah Kota Banjarmasin, ruas Jalan Veteran Km 5,5 merupakan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Karena itu, Pemko Banjarmasin akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar penanganan darurat maupun perbaikan permanen bisa segera direalisasikan.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan karena ini merupakan jalan yang menjadi kewenangan provinsi. Kami berharap langkah penanganan bisa segera dilakukan demi keselamatan masyarakat,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Yamin mengaku telah menginstruksikan instansi terkait bersama kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan mengalihkan arus kendaraan dari lokasi amblas. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari risiko kecelakaan apabila kondisi jalan terus mengalami penurunan.
“Saya sudah menginstruksikan pihak-pihak terkait agar segera melakukan pengalihan arus. Jangan sampai masyarakat tetap memaksakan melintas karena kita khawatir kondisi jalan akan semakin turun dan membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.
Selain perbaikan badan jalan, Yamin juga menekankan perlunya penanganan menyeluruh terhadap penyebab amblasnya jalan. Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Balai Wilayah Sungai sangat diperlukan agar persoalan struktur tanah dan abrasi sungai di sekitar lokasi dapat diatasi secara permanen.
“Harapan kami, Pemerintah Provinsi dan Balai Sungai bisa saling bersinergi dalam penanganannya. Ini berada di wilayah Kota Banjarmasin dan menyangkut keselamatan masyarakat, sehingga perlu langkah cepat dan terpadu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Namun, tiga warga yang rumahnya berada di titik terdampak telah mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat demi alasan keselamatan.
“Alhamdulillah hingga pendataan awal tidak terdapat korban meninggal, korban hilang maupun korban luka. Namun, tiga warga telah dievakuasi secara mandiri ke rumah keluarganya demi keselamatan,” kata Husni.
BPBD mencatat, gerakan tanah telah merusak dua unit rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha. Selain itu, sedikitnya tujuh toko di sekitar lokasi turut terdampak akibat pergeseran tanah.
Berdasarkan hasil asesmen, retakan jalan membentang sepanjang sekitar 43,5 meter dengan amblesan mencapai 90 sentimeter dan pergeseran badan jalan hingga 3,5 meter.
“Kerusakan ini berada di jalan utama. Sehingga perlu segera dilakukan perbaikan dan pemulihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih luas,” pungkas Husni.





