Musim Kemarau picu lonjakan Radang Tenggorokan, Dinkes Banjarmasin minta warga Waspada 

Teks foto :Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin,Dwi Atmi Susilastuti.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pergantian cuaca yang tidak menentu selama musim kemarau berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencatat radang tenggorokan menjadi salah satu penyakit yang paling banyak dilaporkan oleh puskesmas dalam beberapa pekan terakhir.

 

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin,Dwi Atmi Susilastuti, mengatakan peningkatan kasus tersebut dipicu oleh cuaca panas yang berlangsung cukup lama dan diselingi hujan, sehingga memengaruhi daya tahan tubuh masyarakat.

 

“Beberapa hari lalu cuaca cukup panas hampir selama seminggu, kemudian hujan, lalu kembali panas. Kondisi seperti ini membuat penyakit saluran pernapasan atas, terutama radang tenggorokan, cenderung meningkat,” ujarnya.

 

Menurut Dwi, saat cuaca panas masyarakat umumnya lebih sering mengonsumsi minuman dingin atau es untuk menyegarkan tubuh.

 

Namun bagi sebagian orang yang sensitif, kebiasaan tersebut dapat memicu gangguan pada tenggorokan.

 

“Laporan yang masuk dari puskesmas menunjukkan cukup banyak kasus radang tenggorokan. Selain karena cuaca panas, kondisi daya tahan tubuh yang menurun juga menjadi faktor penyebab,” jelasnya.

 

Dwi Atmi juga mengimbau, kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengonsumsi air putih yang cukup, menjaga pola makan, serta mengimbangi konsumsi minuman dingin dengan minum air hangat, khususnya bagi warga yang sering mengalami keluhan tenggorokan.

 

“Kalau habis minum es, bisa diselingi dengan air hangat agar tidak memicu iritasi tenggorokan, terutama bagi yang memang sensitif,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait