Pemkab Kotabaru Gabung Harkitnas ke-118 dengan HUT Proklamasi ALRI Divisi IV

Teks: Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 berbarengan dengan HUT ke-77 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan.(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com

Semangat kebangsaan kembali bergema di halaman Kantor Bupati Sebelimbingan. Rabu pagi (20/05/2026), Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 berbarengan dengan HUT ke-77 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan.

Bacaan Lainnya

 

Wakil Bupati Syairi Mukhlis, S.Sos yang mewakili Bupati H. Muhammad Rusli, S.Sos bertindak sebagai inspektur upacara.

 

Barisan peserta berdiri tegak sejak pagi. Upacara dibuka laporan Komandan Upacara dari Polres Kotabaru, Laurensius Febrianto Lamba Wara. Hening sesaat, lalu Bendera Merah Putih berkibar dibawa Paskibraka 2025, diiringi lantunan Indonesia Raya yang menggema.

 

Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta menunduk, mengheningkan cipta. Dipimpin langsung Syairi Mukhlis, doa hening itu dipersembahkan untuk para pahlawan, khususnya pejuang ALRI Divisi IV yang gugur mempertahankan Kalimantan.

 

Puncak rasa nasionalisme hadir saat perwakilan Lanal Kotabaru, Ahmad Djunianto, membacakan teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Naskah bersejarah itu kembali mengingatkan, rakyat Banua tak pernah absen dalam barisan mempertahankan kemerdekaan NKRI.

 

“Proklamasi 17 Mei 1949 yang dipimpin Hasan Basri lahir dari taktik gerilya dan dukungan rakyat Kalimantan,” ungkap Nurmansyah saat membacakan riwayat singkat perjuangan ALRI Divisi IV.

 

Dalam amanatnya, Syairi membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. Ia mengingatkan, Harkitnas adalah momentum untuk mengingat berdirinya Budi Utomo pada 1908. Titik awal kesadaran berbangsa.

 

“Tema tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’. Artinya, kita semua punya tanggung jawab menjaga generasi penerus. Mereka pondasi Indonesia ke depan,” tegas Syairi.

 

Selain itu, Wabup juga menekankan pentingnya mengenang perjuangan para pahlawan Kalimantan. Menurutnya, Proklamasi ALRI Divisi IV adalah bukti kedaulatan bangsa ini dijaga dengan darah dan air mata anak Banua sendiri.

 

Upacara ditutup meriah dengan paduan suara SMA Negeri 1 Kotabaru membawakan lagu “Bagimu Negeri”. Laporan akhir komandan upacara menandai berakhirnya seluruh rangkaian.

 

Bagi Kotabaru, peringatan ganda ini bukan sekadar seremonial. Tapi pengingat: persatuan dan semangat juang adalah warisan yang harus terus hidup, dari generasi ke generasi.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait