Gudang Elpiji Terbakar, Diduga Timbun BBM

Teks foto : Kondisi tandon yang diduga digunakan untuk menampung BBM di area kebakaran agen elpiji (atas). Puing bangunan rumah milik pensiunan ASN, Jhonson, yang ikut terbakar akibat cipratan minyak dan api (bawah). (Ist)(kalselpos.com)

Buntok, kalselpos.com

Gudang agen elpiji PT Borneo Barito Bumi yang terletak di Jalan Keladan, Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, kembali dilanda kebakaran hebat pada Jumat (15/5/2026) siang.

Bacaan Lainnya

 

Peristiwa ini merupakan kali kedua dalam tiga tahun terakhir di lokasi yang sama. Akibat insiden ini, satu gudang penyimpanan elpiji dan satu rumah warga milik pensiunan ASN ludes terbakar. Selain kerugian materiil, kejadian ini juga mengakibatkan dua orang terluka.

 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Barsel mengungkap adanya dugaan aktivitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam gudang elpiji milik H. Nasir tersebut.

 

Kepala Disdamkarmat Barsel, Salapudin, menjelaskan bahwa dugaan tersebut muncul berdasarkan temuan petugas saat proses pemadaman. Ketika petugas menyemprotkan air bertekanan tinggi ke arah titik api, kobaran api justru membesar dan menyebar luas.

 

“Saat dilakukan penyemprotan dengan tekanan kencang, ternyata ada minyak (BBM). Minyak itu kemudian menyebar dan membuat api merembet ke rumah Pak Jhonson yang berada tepat di samping gudang,” ujar Salapudin saat ditemui di halaman Kantor Bupati Barsel, Jumat (15/5/2026).

 

Dugaan ini diperkuat oleh pantauan langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas menemukan sejumlah tong atau galon berukuran besar di area gudang, disertai aroma minyak yang menyengat di sekitar lokasi yang terbakar.

 

Menanggapi dugaan tersebut, Kapolres Barsel menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam. “Saat ini masih proses penyelidikan dan olah TKP. Setelah data lengkap, akan kami sampaikan secara utuh kepada publik,” jelas Kapolres melalui pesan singkat.

 

Berdasarkan rilis resmi Disdamkarmat Barsel, laporan kebakaran diterima dari masyarakat pada pukul 11.58 WIB, bertepatan saat warga sedang melaksanakan ibadah salat Jumat. Petugas tiba di lokasi sepuluh menit kemudian, yakni pukul 12.08 WIB.

 

Lebih dari 40 personel gabungan dari Pleton 1 hingga 6 dikerahkan ke lokasi. Disdamkarmat menurunkan sejumlah armada andalan, termasuk unit A6, A5, A14, A15, Ayaxx, dan Hilux Rangga. Proses pemadaman ini juga dibantu oleh Damkar Plaza, BPBD, Satpol PP, serta aparat TNI dan Polri.

 

Meskipun sempat terjadi insiden satu unit truk tangki air Dinas menabrak pagar Kantor Bupati saat mobilisasi, api berhasil dikuasai 100 persen. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 13.05 WIB dengan dukungan sumber air yang lancar dari kolam sekitar lokasi.

 

Kebakaran ini menghanguskan bangunan gudang elpiji berukuran 5×4 meter persegi milik H. Nasir. Korbaran api yang merembet juga meluluhlantakkan satu unit rumah tinggal berukuran 128 meter persegi milik warga bernama Jhonson. Total kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

 

Tercatat dua orang menjadi korban dalam peristiwa ini:

 

N: Mengalami luka bakar derajat 2 pada bagian kaki dan tangan akibat tersambar api dari ledakan tabung gas saat memasak. Korban saat ini menjalani rawat inap di RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

 

MA: Mengalami kram pada bagian kaki dan telah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.

 

Petugas di lapangan telah menyelesaikan proses pendataan korban terdampak dan memastikan situasi di lokasi kejadian saat ini sudah sepenuhnya kondusif.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait