BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Banjarmasin resmi dimulai pada Senin, 20 April 2026. Ujian yang berlangsung selama empat hari ini menjadi semacam “alat rontgen” untuk mengukur kemampuan dasar siswa, terutama di bidang literasi dan numerasi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama, turun langsung meninjau pelaksanaan ujian di sejumlah sekolah, di antaranya SDN Sungai Lulut 2, SDN Sungai Lulut 4, dan SDN Pemurus Baru 2. Dari hasil pemantauan hari pertama, pelaksanaan TKA berjalan relatif lancar tanpa kendala berarti.
“Dari hasil pemantauan di tiga sekolah tersebut, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar, baik dari sisi jaringan maupun perangkat,” ujar Ryan, Senin (20/4/2026).
Meski demikian, ia mengungkapkan masih ada kendala kecil di lapangan. Beberapa siswa dilaporkan terlambat mengikuti ujian akibat kondisi kesehatan. Namun, pihak Disdik memastikan akan memberikan kesempatan ujian susulan.
Di balik kelancaran teknis, TKA justru membuka fakta yang perlu menjadi perhatian serius. Berdasarkan hasil tryout sebelumnya, masih terdapat sejumlah sekolah dengan capaian rendah, khususnya pada kemampuan numerasi.
“Hasil tryout menunjukkan masih ada sekolah dalam kategori rendah. Ini jadi sinyal kuat bahwa intervensi harus segera dilakukan,” tegas Ryan.
Ia menekankan, TKA bukan sekadar agenda rutin, melainkan dasar penting dalam merumuskan kebijakan pendidikan ke depan. Melalui hasil ini, pihaknya akan memetakan sekolah yang masih berada di zona “merah” dan “kuning” untuk kemudian diberikan penanganan yang tepat.
“TKA ini bukan formalitas. Ini pijakan untuk menentukan langkah perbaikan, termasuk intervensi bagi sekolah yang masih tertinggal,” tambahnya.
Ryan juga mengakui pelaksanaan TKA di tingkat SD saat ini belum sepenuhnya ideal. Menurutnya, pemetaan kemampuan siswa seharusnya sudah dilakukan sejak kelas 5 agar perbaikan bisa dilakukan lebih dini sebelum kelulusan.
Sementara itu, Kepala SDN Pemurus Baru 2 Banjarmasin, Hanifah, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya diikuti oleh 84 siswa dan berlangsung tertib. Meski dihadapkan pada keterbatasan ruang kelas, pihak sekolah tetap mampu mengatur pelaksanaan ujian dengan baik.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Keterbatasan ruang tidak terlalu mengganggu, tapi kami berharap ke depan ada penambahan dan perbaikan fasilitas,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





