Banjarbaru, kalselpos.com-DPRD Kota Banjarbaru menggelar rapat paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-27 kota setempat.
Pada kesempatan tersebut orang nomer satu di Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menyampaikan sejumlah capaian prestasi pembangunan Banjarbaru,
Diutarakannya, di usia ke-27 tahun Kota Banjarbaru tidak hanya menunjukkan pertumbuhan, tetapi juga akselerasi yang nyata dan terukur pada berbagai sektor strategis.
“Banjarbaru tidak sekadar berkembang tetapi juga menunjukkan kemajuan signifikan yang terukur di berbagai bidang,” ujar Lisa pada rapat paripurna yang digelar di graha paripurna DPRD Banjarbaru Minggu (19/4) kemarin.
Lisa menyebutkan, sejumlah indikator pembangunan dan kualitas hidup masyarakat meningkat, termasuk perhatian pemkot terhadap rumah tidak layak huni (RTLH), penyandang disabilitas, serta lanjut usia.
Wali Kota perempuan pertama di Kota Banjarbaru itu menegaskan, hal itu merupakan bukti komitmen Pemkot Banjarbaru mewujudkan kota yang modern dan inklusif sehingga aman dan nyaman bagi seluruh pihak.
“Sesuai momentum Hari Jadi ke-27 dengan tema Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas sehingga sangat penting kolaborasi seluruh elemen dalam mendorong pembangunan daerah,” ucapnya.
Wali Kota juga memaparkan berbagai capaian prestisius yang telah diraih Banjarbaru, di antaranya penghargaan Sutami Awards dari Kementerian PUPR atas kinerja terbaik dalam penyelenggaraan jalan.
“Banjarbaru juga berhasil meraih predikat Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda 2025 dari Kementerian Kesehatan RI, serta penghargaan Universal Health Coverage Award 2026 kategori Madya,” tuturnya.
Selain itu, Banjarbaru yang berjuluk Kota Idaman menempati peringkat ke-7 kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI Green City Metric, memperkuat posisi kota berorientasi pembangunan berbasis lingkungan.
Di bidang reformasi birokrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Capaian itu tentunya menandakan meningkatnya kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Kami instruksikan seluruh pelayanan publik ditingkatkan agar masyarakat merasa puas,” tegas Lisa.
Selanjutnya, sektor perlindungan anak, Banjarbaru kembali meraih predikat Kota Layak Anak kategori Madya 2025, serta penghargaan pelayanan ramah anak terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sejumlah prestasi lainnya, seperti Kelurahan Mentaos kelurahan terbaik dan penghargaan kelurahan bebas maladministrasi dari Ombudsman dan Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial meraih prestasi nasional dan provinsi.
“Kami mengapresiasi DPRD, unsur Forkopimda, pemangku kepentingan, serta seluruh jajaran pemkot karena keberhasilan hasil kerja kolektif, dan kolaborasi harus terus diperkuat untuk menghadapi masa depan,” katanya.
Lisa berharap komunikasi dan kerja sama lintas sektor terus ditingkatkan guna mewujudkan Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera (Emas) melalui kolaborasi yang semakin solid dan capaian yang terukur.
Ditambahkan, Banjarbaru tidak hanya merayakan usia, tetapi menegaskan posisi sebagai kota yang sangat siap melangkah lebih jauh menuju pusat pertumbuhan baru modern, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





