Dishub Banjarbaru akan berikan imbauan kepada pedagang durian di Jalan Ir PM Noor

Teks foto : Kondisi truk nahas pengangkut material besi dari kota Surabaya. Angkutan ini terperosok ke drainase, setelah gagal melewati tanjakan durian di Jalan IR PM Noor Kota Banjarbaru.(ist)(kalselpos.com)

Banjarbaru, Kalselpos.com – Musibah kecelakaan kembali lagi terjadi di tanjakan Jalan Ir PM Noor, Sungai Ulin, Banjarbaru atau yang dikenal tanjakan durian. Meski tak ada korban jiwa akan tetapi kerap kali angkutan berat selalu menjadi yang terkena imbasnya.

Baru-baru ini, truk pengangkut besi aterial besi dari kota Surabaya. Terperosok ke drainase, setelah gagal melewati tanjakan durian di Jalan IR PM Noor Kota Banjarbaru, sekitar pukul 22.00 wita. Senin (30/12/2024) malam, kuat dugaan, banyaknya penjual buah durian di pinggir jalan menjadi penyebab sulitnya angkutan berat untuk melintas. Sehingga membuat truk pengangkut terperook karena sempitnya jalan.

Bacaan Lainnya

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah mengaku pihaknya hanya bisa memberikan imbauan kepada penjual buah durian agar tidak berjualan di bahu jalan.

“Sudah kami lakukan imbauan, agar hal yang yang kerap kali terjadi tidak terulang mengingat arus libur panjang ini serta mendekati haul guru seekumpul nantinya. Sudah bisa dipastikan arus lalu lintas bakal padat,” ucapnya. Rabu (1\12\2025).
Ia mengatakan bahwa pihaknya, telah melakukan koordinasi dengan manajemen salah satu rumah sakit swasta yang tak jauh dari lokasi penjualan durian. Harapannya, manajemen rumah sakit bisa meminjam parkirannya untuk pengunjung durian.

Disamping itu, pihaknya juga telah menurunkan personelnya untuk menegur penjual ataupun pembeli yang kedapatan memarkir kendaraannya di bibir jalan. Sayangnya, banyak yang tidak mengindahkan imbauan personel Dishub Banjarbaru.

“Sanksi tentunya dari kepolisian yang akan melaksanakan tilang, (kita) sudah ada koordinasi,” pungkasnya.

Ia berharap, agar kejadian yang kerap kali terjadi ini semoga tidak terulang kembali sebab ia mengkuatirkan apabila bakal ada korban jiwa.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait