Banjar,kalselpos.com –
Bupati dan Wakil Bupati Banjar terpilih periode 2021–2024, Saidi Mansyur, S.I. Kom dan H. Said Idrus Al Habsyi mempunyai tagline MANIS (Maju Mandiri dan Agamis).
Selama masa kepemimpinan Bupati H Saidi Mansyur S.I.Kom, tak henti-hentinya melakukan perubahan untuk Kabupaten Banjar yang lebih maju mandiri dan agamis.
Banyak capaian telah berhasil ditorehkan dari berbagai sektor, baik dari sektor fisik dan non fisik, capaian tersebut harus ditingkatkan dan dijaga bersama serta terus berinovasi menjadi Kabupaten Banjar yang lebih baik daripada sebelumnya.
Pada masa pemerintahannya, Bupati Banjar merangkul seluruh stakeholder bukan hanya dalam mencapai target pembangunan tetapi juga membina agar dapat menjaga aset daerah, baik aset secara infrastruktur maupun aset lainnya.
Semangat juang inilah yang dibawa oleh seorang Bupati Banjar untuk memimpin daerah ini.
Capaian-capaian pembangunan yang luar biasa pada masa pemerintahan Bupati Banjar periode 2021-2024 diantaranya:
1. Capaian indeks konektivitas pada tahun 2023 sebesar 98,84 %
2. Kemantapan jalan mencapai 75,72% dengan total panjang jalan yang ditangani mencapai 1.437,44 kilometer dan sebanyak 115,075 kilometer pembangunan jalan baru
3. Jembatan dalam kondisi baik mencapai 91,24% sepanjang 6.178,50 Km
4. Luas sawah yang didukung jaringan irigasi seluas 4. 697 Ha.
5. Di bidang layanan komunikasi internet telah memberikan layanan internet hingga tingkat desa. Sampai dengan tahun 2023 hanya tersisa 11 lokasi desa yang belum terjangkau internet
6. Pada tahun 2020 jumlah desa tertinggal dan desa sangat tertinggal masih sebanyak 52 desa. Pada tahun 2023 tidak ada lagi desa sangat tertinggal dan desa tertinggal.
Hal ini menunjukkan perkembangan yang baik dimana pada tahun 2021
jumlah blankspot di Kabupaten Banjar mencapai 36 titik/desa dari area blankspot atau telah terakses oleh layanan internet.
Tidak berlebihan kiranya Bupati Banjar H Saidi Mansyur disebut sebagai Bapak Pembangunan Kabupaten Banjar yang lebih baik.
Pesatnya pembangunan di era pemerintahan ini ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia sebesar 74,01% yang menjadikannya peringkat ke-4 di Kalimantan Selatan.
Membuktikan bahwa pembangunan yang dilakukan bukan hanya dari segi fisik saja, tetapi juga membangun sumber daya manusia baik dari Kesehatan dan kesejahteraan.
Dalam upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia, telah dilaksanakan pelatihan untuk 14.224 orang demi terciptanya lapangan kerja melalui program yang bersumber dari APBN, APBD dan APBDes.
Untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Pemerintah Banjar memberikan jaminan kesehatan. Hal ini ditandai dengan angka cakupan UHC yang mencapai 98 %.
Selain itu, agar masyarakat mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan penambahan empat pelayanan di RSUD Raza.
Pembangunan terus menerus dan kerja keras Bupati Banjar, terbukti melalui keberhasilan menjadi Kabupaten dengan Penanganan Kemiskinan terbaik dan angka kemiskinan terendah se Kalimantan Selatan.
Hal ini tidak terlepas dari salah satu Program Inovasi unggulan dari Bupati Banjar, yaitu KURMA MANIS dengan jumlah total penerima manfaat sebanyak 644 orang dan total penyertaan modal sebesar 3,5 miliar rupiah.
Sehingga masyarakat dapat merasakan dedikasi dan loyalitas yang tinggi yang telah diberikan oleh Bupati Banjar dalam masa jabatannya.
Bupati Banjar terus menanamkan nilai positif dengan merangkul seluruh generasi muda untuk menjadi generasi yang membangun Kabupaten Banjar.
Tentu bukanlah suatu hal yang mudah dalam masa kepemimpinannya memperbaiki Kabupaten Banjar dari berbagai sektor.
Mulai dari balita hingga lansia bahkan sampai dengan masyarakat pada semua golongan dan tingkatan sosial.
Seiring berjalannya waktu, pembangunan tidak akan berhenti begitu saja, dengan tetap menjunjung tinggi semangat kerja keras, inovasi dan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Banjar.
Geliat perkembangan industri kreatif dan kerajinan di Kabupaten Banjar turut didorong oleh Dewan Kerajianan Nasional Daerah (Dekranasda).
Hj Nurgita Tiyas M.Pd selaku Ketua TP PKK Kabupaten Banjar sekaligus Ketua Dekranasda setempat, memiliki peran sentral dalam menggerakkan dan memajukan industri kerajinan di Kabupaten Banjar.
Dekranasda telah berkolaborasi dengan SPKD Teknis mengadakan pelatihan dan workshop bagi pengrajin lokal untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam pembuatan produk kerajinan. Mencakup teknik produksi, inovasi desain, hingga penggunaan teknologi modern dalam kerajinan.
Meningkatnya kualitas dan diversifikasi produk kerajinan lokal, terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, peningkatan kesejahteraan para pengrajin serta kesuksesan dalam mempromosikan kerajinan lokal baik di dalam maupun luar daerah.
Melalui peran ini, Ketua Dekranasda Kabupaten Banjar tidak hanya mengangkat nama daerah, tetapi juga melestarikan warisan budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Perkembangan industri kreatif dan pariwisata bukan hanya pada budaya lokal fisik, kearifan lokal Budaya Banjar juga sangat terapresiasi dengan baik. Terbukti dengan beragamnya budaya tradisional yang ditampilkan pada event-event berskala kabupaten dan nasional.
Ditunjukkan dengan meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Banjar, di tahun 2022 dengan jumlah kunjungan 2.105.446 wisatawan, dan meningkat sebanyak 4.439.537 wisatawan pada tahun 2024 sampai dengan triwulan II.
Kabupaten Banjar dengan Martapura sebagai ibu kotanya, berslogan Serambi Mekah sangat kental dengan kehidupan Islami, terdapat 536 Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banjar.
Dengan luas wilayah kurang lebih 4.589 kilometer persegi atau 11,84% dari total luas wilayah Kalimantan Selatan, dengan potensi alam dan wisata yang luar biasa.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





