Praperadilan terhadap Ditreskrimsus Polda Kalsel ditolak Hakim

Teks foto : []hafidz DITOLAK HAKIM - Dr Sabri Noor Herman SH MH kuasa hukum kasus bongkar muat batubara yang mengajukan Praperadilan yang akhirnya ditolok hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (27/2/24) sore.

Banjarmasin, kalselpos.com – Sidang gugatan praperadilan dengan termohon Dirkrimsus Polda Kalsel kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Selasa (27/2/2024) siang.

Dalam agenda putusan tersebut, Hakim menolak gugatan yang diajukan oleh Dr Sabri Noor Herman SH MH, selaku kuasa hukum pemohon.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pemohon melakukan gugatan praperadilan karena merasa kasus yang menjerat ketiga kliennya terkait bongkar muat batubara, bukanlah ranah pidana melainkan perdata.

Ditemui usai putusan persidangan, Dr Sabri Noor Herman SH MH mengatakan, dalam penetapan awal, saksi itu tidak mengetahui adanya hak gadai ataupun sewa dalam kasus ini.

“Pada dasarnya saksi itu orang yang mengetahui, mengalami, adanya perbuatan pidana. Namun apabila tidak pernah, itu bisa dikatakan bukan saksi, ” ucap Sabri.

Meski demikian, ia juga menghormati penolakan praperadilan yang ia ajukan atas dasar adanya bukti formal dari keterangan saksi serta ahli yang mengacu kepada pokok perkara tersebut. Selain itu salah satu dari tiga orang kliennya yang terlibat sempat dinyatakan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak Kepolisian.

Diketahui, tiga tersangka yang terjerat kasus dugaan Pasal 404 KUHPidana tentang pengalihan alat berat.

Sabri menceritakan, awal mulanya gugatan praperadilan karena merasa kasus yang menjerat ketiga kliennya bukanlah ranah pidana melainkan perdata.

Karena sebagaimana dengan Pasal 404 KUHPidana yang disangkakan kepada kliennya tidak memenuhi unsur, disitu tidak ada gadai, ataupun sewa menyewa.

Diceritakan Sabri, kliennya mendapatkan kontrak kerjasama terkait bongkar muat batubara dengan pelapor.

Kemudian pada perjalanannya, batubara yang dimuat ke tongkang milik pelapor tidak ada lagi kejelasan, kemudian klien memindahkan alat berat ke tempat lain.

Pindahnya alat berat seperti crain dan lainnya itulah yang menjadikan laporan pelapor dengan Pasal 404, padahal semua alat itu milik kliennya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait