BANJARMASIN, Kalselpos.com – Warga Binaan Lapas kelas IIA Banjarmasin, tahun ini ikut berpartisipasi memberikan hak suaranya pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Pada pemilu ini uniknya petugas Lapas Kelas IIA Banjarmasin menggunakan pakaian seragam SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan Guru.
Terdapat ada lima TPS untuk memenuhi hak pilih warga binaan. Yakni TPS 901, TPS 902, TPS 903, TPS 904 dan TPS 905.
Salah satu warga binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin Banjarmasin, Ahmad mengaku merasa bersyukur bisa memberikan hak suaranya pada pemilu tahun ini.
“Semoga akan terpilih pemimpin yang lebih baik lagi dalam menjaga NKRI,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas 2A Banjarmasin, Faozul Ansori menyampaikan pihaknya sengaja mengangkat tema strata pendidikan pada pesta demokrasi kali ini.
“Karena Lapas Banjarmasin sangat peduli dengan warga binaan yang sekolah. Baik SD, SMP dan SMA,” katanya.
Ia juga menjelaskan, Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), ada 900 warga binaan. Angka itu finalisasi hasil dari penyesuaian antara nama dan NIK.
“Di Lapas ini orangnya fluktuatif. Ada yang masuk yang keluar. Awalnya DPT kita dapat 1.30. Tapi banyak yang tidak sesuai antara nama dan NIK. Maka dikeluarkan,” jelasnya.
Terkait persiapan pelaksanaan Pemilu di lingkungan Lapas, telah dilakukan pihaknya sejak H min 2.
“Mulai dari pemasangan tenda. Dan logistik yang masuk langsung sambut KPPS,” pungkasnya.
Dalam kesempatan kali ini, Kepala Kanwil KemenkumHAM Kalsel, Faisol Ali juga ikut memenuhi hak pilihnya di Lapas kelas 2A Banjarmasin.
Ia membeberkan, alasan mengangkat tema pendidikan saat pemilu, karena pendidikan menentukan nasib seseorang di masa akan datang.
“Paling tidak mengingatkan kembali kita pernah menempuh pendidikan. Kami berharap pelaksanaan pemilu berjalan aman, tertib serta jujur dan adil,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





