Minim Penerangan, Warga khawatir Melintas di Bypass Sungai Ulin–Mataraman

Teks foto []istimewa TAK BERFUNGSI - Kondisi PJU tenaga surya di ruas Jalan Bypass Sungai Ulin–Mataraman yang dilaporkan tidak berfungsi.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

– Puluhan penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya di ruas Jalan Bypass Sungai Ulin–Mataraman dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat yang kerap melintasi jalur tersebut pada malam hari.

Bacaan Lainnya

Sebagai jalur alternatif utama yang menghubungkan Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, jalan ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga. Namun, padamnya sekitar 50 titik lampu membuat sebagian ruas menjadi minim penerangan.

 

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem, Ahmad Sarwani, menegaskan perlunya respons cepat dari pemerintah. Ia menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Perlu ada langkah konkret dari instansi terkait untuk segera memperbaiki lampu yang rusak,” katanya Kamis (4/6/2026).

 

Selain perbaikan, Ahmad juga menekankan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap PJU tenaga surya. Dengan perawatan berkala, kerusakan dapat lebih cepat terdeteksi dan ditangani.

 

Masyarakat berharap pemerintah dapat memastikan seluruh fasilitas penerangan jalan berfungsi optimal. Dengan demikian, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga, terutama pada malam hari.

 

Senada salah seorang warga setempat mengeluhkan PJU ini sudah tidak berfungsi sekitar 6 bulan terakhir akhirnya kondisi jalan gelap gulita, padahal proyek pemasangan penerangan jalan ini belum genap satu tahun.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait