DPPKB Telah Laksanakan Evaluasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting

Evaluasi tindak lanjut kasus stunting di Kabupaten HSU. (ist)adiyat/ kalselpos.com

Amuntai,kalselpos.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah melaksanakan evaluasi terkait kasus stunting.

Hal itu dilakukan pada gelaran Evaluasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting di Kabupaten HSU tahun 2022 di Aula DPPKB HSU, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Kepala DPPKB HSU Hj Anisa Rasyidah menyampaikan, Kabupaten HSU merupakan, salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan yang masih ada kasus stuntingnya. Terdapat pada 14 desa di enam Kecamatan yang terdata kasus stunting, termasuk ada kampung KB, bahkan tidak menutup kemungkinan juga terdapat pada semua desa di HSU.

“Salah satu upaya, mengatasi kasus stunting, dengan pelaksanaan program penyiapan generasi emas
Program ini berkaitan dengan bagaimana keadaan generasi indonesia pada menuju usia bangsa indonesia yang Ke-100 pada tahun 2045 nanti,” ucapnya.

Anisah menambahkan, mewujudkan penyiapan generasi emas ini, perlu dilakukan sinergi lintas sektor dalam bentuk koordinasi dan komunikasi yang antara lain, bapak/ ibu dari KUA Kecamatan, BP4, tokoh agama, kader BKB, PLKB dan TP PKK kecamatan.

Semua peserta ini nantinya, diharapkan dapat memberikan bantuan dalam bentuk penyampaian informasi yang terkait dengan pola pengasuhan dan pendidikan anak di keluarga serta pendewasaan usia perkawinan dalam mencegah stunting.

“berdasarkan studi status gizi indonesia (SSGI) data prevalensi balita stunting kabupaten/ kota di provinsi kalimantan selatan 2021. HSU sebesar 20,9 persen, diharapkan tahun 2024 menjadi 14 persen,” jelasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait