Marabahan, kalselpos.com-Ribuan hektare lahan pertanian dari sejumlah Desa wilayah Kecamatan Mandastana Kabupaten Batola, terancam gagal bercocok tanam padi, hal tersebut diakibatkan tingginya debit air di persawahan akibat terdampak banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Banjar. Rabu (30/03).

Adapun daerah Kecamatan Mandastana terdampak banjir kiraman dari wilayah Kabupaten Banjar,seperti Desa Tatah Alayung, Desa Antasan Segera, Desa Pantai Hambawang, Desa Tanipah dan Desa Bangkit Baru.
Banjir kiriman tersebut tidak hanya merendam lahan pertanian, namun juga kawasan pemukiman warga juga sebagian besar terendam banjir, serta sejumlah titik ruas jalan antar perhubung desa juga terendam.
Sejumlah titik ruas jalan yang terendam ada di wilayah Desa Tatah Alayung, Antasan Segera dan Pantai Hambawang, untuk ketinggian debit air yang merendam ruas jalan berpariasi dari kisaran 5 cm hingga 50 cm.
Salah seorang petani di Desa Tatah Alayung, Ida, saat ini ketinggian air di sawah mencapai pinggang sehingga untuk bercocok tanam padi tidak bisa dilakukan.
“Sementara ini bercocok tanam padi terpaksa memanfa’atkan pekarangan depan rumah dan pinggiran jalan, agar nantinya jika panen tidak membeli beras,” ungkapnya Ida.
Kades Tatah Alayung, Bustani mengakatan, tahun ini di desa Tatah Alayung terjadi 2 kali banjir yaitu dari awal bulan januari kemaren dan sekarang ini.
“Ada 25 Unit rumah warga saat ini telah terendam akibat terdampak banjir kiriman, dengan ketinggian air masuk kedalam rumah dari kisaran 5 hingga 30 cm,” katanya Bustani.
Sementara itu salah seorang warga dari Desa Antasan Segera, Herman mengatakan, untuk aktivas pertanian masih lumpuh total,biasanya pada bulan maret hinggal bulan april saatnya bercocok tanam padi, namun hingga saat ini air di sawah masih cukup dalam dan debit air masih mengalami peninggkatan .
“Kami sangat berharap adanya bantuan pada pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi, nantinya di desa kami ada dapat bantuan bibit padi unggul jika air sudah surut,” ungkapnya Herman.
Dan untuk meningkatkan perekonomian, kami juga berharap nantinya ada bantuan bibit sayuran seperti tomat, terong, cabai dan lainnya,”pungkasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





