Kepada pengusaha tambang batubara, Din meminta untuk melakukan reklamasi di bekas lubang tambang agar pada saat musim hujan airnya tidak meluber dan mengakibatkan banjir bandang.
“Solusi jangka pendek, Pemprov Kalsel dan pemerintah pusat diharapkan segera membangun bendungan terutama di wilayah kabupaten HST. Ini sangat mendesak karena bendungan terbukti bisa mengendalikan banjir seperti di Tapin yang punya bendungan Pipitak Jaya,” ucap pimpinan Majelis Ta’lim Nur Arina Banjarmasin itu.
Sementara itu, Ketua Pemuda Islam Kalsel, Rolly Irawan yang juga ikut dalam penggalangan dana tersebut menjelaskan, kegiatan akan dilaksanakan selama satu minggu ke depan.
“Kami tidak saja menerima sumbangan uang, kami menerima juga pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan dan peralatan dapur,” bebernya.
Semua sumbangan yang terkumpul akan segera disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar memerlukan dan dijamin tepat sasaran.
“Dalam penyaluran kita dibantu tokoh LSM Kalsel yang tinggal di Barabai yaitu bapak Bahrudin atau Udin Palui. Beliau sangat mengetahui warga yang tinggal daerah mana saja yang layak diberikan bantuan,” tukasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





