Waduh, ASN meninggal Turut dilantik di Pemkab Banjar

  • Whatsapp
HM Hilman(fahmi )(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com -Pelantikan sebanyak 158 pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banjar yang berlangsung, akhir pekan lalu, dinilai tidak selektif oleh DPRD setempat.

Ketua DPRD Banjar, M Rofiqi saat ditemui, Rabu (13/10) siang, mengaku pelantikan pejabat baru eselon III dan IV yang dinilai tidak selektif, dikarenakan sejumlah pejabat ditempatkan di bidang yang tidak dikuasai oleh si pejabat tersebut.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ia juga menilai data pegawai di BKD Banjar tidak akurat, lantaran salah satu pejabat baru yang dilantik sudah meninggal dunia, pada dua pekan sebelumnya.

Sementara, salah satu aktivis LSM di Kalsel, Aliansyah menduga ada indikasi jual beli jabatan, sehingga pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemkab Banjar jadi tidak selektif.

Sementara, Sekda Banjar, HM Hilman menyatakan, penyusunan jabatan telah berlangsung sebelum si ASN yang meninggal dunia dilantik, sehingga datanya belum masuk ke BKD setempat.

Selain tidak selektif dan adanya ASN yang meninggal dunia turut dilantik, jabatan baru eselon III dan IV di Pemkab Banjar juga diduga ditempati oleh salah satu ASN yang pernah tersandung kasus hukum.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.