Fakta Baru Wanita Yang Tewas Di Hotel Banjarmasin, Diduga Mengidap Asma

  • Whatsapp
Temuan jasad wanita di salah satu hotel kenamaan di kota Banjarmasin, Rabu (13/10/2021).Hafidz(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Temuan jasad wanita yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di salah satu hotel kenamaan di kota Banjarmasin pada Rabu (13/10/21) mulai menemui titik terang.

Berdasarkan keterangan Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo SIk kepada kalselpos.com pada Rabu (13/10/2021) malam, korban bernama Gladys (25), warga Jalan KS Tubun, Gang Keluarga II, RT. 01, Banjarmasin Selatan itu diketahui memiliki riwayat penyakit asma.

Bacaan Lainnya

“Kebetulan korban tidur bertiga dengan keluarganya dalam satu kamar. Dan saksi-saksi yang kita periksa, (keterangan saksi) sinkron juga. Artinya memang dia ada riwayat asma sebelumnya,” ucap Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan sampai sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami korban. Kendati begitu, pihaknya masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Belum ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tapi tetap kami menunggu hasil visum,” tandasnya.

Jasad wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh keluarganya. Dua orang yang merupakan keluarga korban ini mencoba membangunkan korban dari tempat tidurnya untuk mengajak sarapan..

Namun korban tak kunjung bangun dari tempat tidurnya, lalu keluarga korban pun langsung memanggil pihak hotel untuk memeriksa keadaan korban sebenarnya, melihat kejadian ini pihak hotel langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah.

Setelah mendapat laporan, pihak sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, dipimpin langsung Kanit Reskrim, Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra, bersama Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP).

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.