China menepis rumor tentang pengambilalihan pangkalan militer

  • Whatsapp
Jubir Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.(ist)(kalselpos.com)

kalselpos.com– China dan pasukan gerilyawan Taliban yang baru saja berhasil menguasai Afghanistan sedang membahas masalah pengambilalihan tersebut.

Bahkan para teknisi Pakistan juga diisukan sedang menginspeksi lima bekas pangkalan udara AS di Afghanistan.

Bacaan Lainnya

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin di Beijing sehari sebelumnya menegaskan kembali bahwa sikap China terhadap Afghanistan sudah sangat jelas. “Kami selalu menghormati kedaulatan, independensi dan integritas wilayah Afghanistan serta mendukung rakyat Afghanistan bebas memilih model pembangunan yang sesuai dengan situasi di sana,” ujarnya.

Dalam konferensi pers di Kabul, Senin (6/9), juru bicara Taliban Zaibullah Mujahid menyatakan telah mengundang China, Pakistan, Rusia, Turki, dan Qatar dalam pengumuman formasi baru pemerintahan Afghanistan. “Perang telah berakhir dan kami berharap situasi di Afghanistan stabil,” katanya beberapa saat setelah pasukannya berhasil menguasai Lembah Panjshir.

Namun, Wang Wenbin belum memberikan jawaban atas telah diterima atau tidaknya undangan dari Taliban

Pemerintah China menepis rumor tentang pengambilalihan pangkalan militer Bagram, Afghanistan, yang ditinggalkan pasukan militer Amerika Serikat. “Saya katakan itu jelas-jelas berita palsu,” kata Wang, Selasa (7/9).

Pangkalan udara Bagram sebelumnya menjadi basis kekuatan angkatan udara AS selama menjalankan misi di Afghanistan.

Kendati memiliki satu landasan pacu, pangkalan Bagram yang berada di Provinsi Parwan, Afghanistan, tersebut bisa didarati pesawat militer berbadan lebar, seperti Lockheed Martin C-5 Galaxy dan Antonov An-255.

Selain tentang Bagram, rumor yang juga berkembang adalah pengambilalihan pangkalan udara Kandahar oleh Pakistan.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.