Pemkab HSU bekerja sama dengan ULM mengembangkan inovasi Smart Pest Controller berbasis IoT dan tenaga surya untuk mengendalikan hama pertanian di Haur Gading.
Amuntai, kalselpos.com – Gangguan hama tikus dan burung manyar menjadi tantangan para petani di Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Mengurangi gangguan hama ini, para petani harus melaksanakan aktivitas panen padi dimalam hari.
Bupati HSU H Sahrujani saat meninjau kegiatan panen mengatakan, Pemerintah Kabupaten HSU bersama Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah mengembangkan inovasi teknologi Smart Pest Controller berbasis Internet of Things (IoT) dan tenaga surya untuk membantu mengendalikan hama pertanian.
Pemanfaatan teknologi berbasis IoT dan panel surya menjadi salah satu solusi untuk mendukung perlindungan tanaman, terutama dari hama wereng, burung manyar, dan tikus.
Dengan adanya teknologi Smart Pest Controller berbasis loT diyakini dapat meningkatkan efisiensi pengendalian hama, serta membantu petani menjaga hasil panen.
“Kedepan, dalam pengendalian hama, para petani tidak hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi juga dapat memanfaatkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan pertanian di daerah,” ucapnya.
Ia berharap dengan dorongan inovasi dan kerjasama dengan semua pihak memberikan dampak positif dalam peningkatan produktivitas pertanian di HSU.
“Dengan sinergitas dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Universitas dan semua pihak diharapkan dapat mempercepat penerapan inovasi tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” kata Sahrujani.
Dalam kegiatan, Bupati didampingi Wakil Bupati HSU Hero Setiawan dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemkab HSU.





