Bupati Batola Pimpin Audiensi Tanggap Darurat Karhutla Bersama APDESI dan Relawan Swasta

Ket Foto : Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi (berdiri pakai peci hitam) saat memimpin audiensi tanggap darurat Karhutla bersama APDESI dan relawan pemadam kebakaran swasta di TPA Tabing Rimbah Mandastana, Minggu malam.(ist)(kalselpos.com)

Bupati Batola H. Bahrul Ilmi memimpin audiensi tanggap darurat Karhutla bersama APDESI dan relawan pemadam kebakaran di TPA Tabing Rimbah, Mandastana.

Marabahan, kalselpos.com – Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi memimpin langsung audiensi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama APDESI Kabupaten Barito Kuala dan relawan pemadam kebakaran swasta, Minggu malam (25/10) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana.

Bacaan Lainnya

 

Audiensi tersebut digelar sebagai forum untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, dan merumuskan solusi bersama dalam penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala.

 

Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dalam kesempatan itu didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala Selamat Riyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mirwan Siregar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mujiburrahman, serta Ketua APDESI Kabupaten Barito Kuala H. Meri Apriansyah.

 

Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat Mandastana, Camat Jejangkit, Camat Cerbon, dan Camat Alalak.

 

Dalam arahannya, Bupati H. Bahrul Ilmi mengajak seluruh peserta untuk fokus pada dialog yang dilaksanakan demi kepentingan masyarakat.

 

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian pada malam ini, marilah kita bersama-sama fokus memperhatikan dialog yang kita laksanakan. Ini demi kepentingan masyarakat kita di Kabupaten Barito Kuala. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menanggulangi kebakaran yang terjadi di wilayah kita,” ujar Bupati.

 

Ia menegaskan, forum audiensi menjadi ruang terbuka untuk saling bertukar pikiran dan menyampaikan masukan secara konstruktif agar menghasilkan keputusan yang baik.

 

“Pada malam hari ini, kita berdialog dan saling memberikan masukan serta pendapat. Dengan demikian, keputusan yang kita ambil nantinya diharapkan menjadi keputusan yang baik dan memberikan solusi atau jalan keluar bagi kita semua di Kabupaten Barito Kuala,” tambahnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala Selamat Riyanto membuka jalannya pertemuan dengan mempersilakan seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi secara bergantian. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah, unsur pemerintahan desa, dan relawan pemadam kebakaran swasta untuk menyampaikan kondisi di lapangan terkait penanganan karhutla.

 

 

Pos terkait