YLK Kalsel mendorong Pemko Banjarmasin proaktif memperjuangkan anggaran Karhutla dan jaminan keselamatan relawan ke pemprov serta DPR RI.
Banjarmasin, kalselpos.com— Ketua YLK Kalimantan Selatan, Dr Akhmad Murjani, mendorong Pemerintah Kota Banjarmasin lebih proaktif memperjuangkan dukungan anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), menyusul sorotan terhadap belum terakomodasinya kota tersebut dalam alokasi Bantuan Presiden.
Dia menilai, kriteria bantuan yang bertumpu pada titik api dan luas lahan terbakar berpotensi mengabaikan daerah yang terdampak asap kiriman, tetapi tetap mengerahkan personel serta sarana prasarana untuk membantu pemadaman lintas wilayah.
Menurutnya, kontribusi sumber daya manusia, jumlah relawan yang bertugas, kebutuhan operasional, dan dampak terhadap masyarakat perlu menjadi indikator tambahan dalam pengajuan bantuan.
“Jangan sampai Banjarmasin kembali tidak memperoleh bantuan hanya karena kriteria penilaian terlalu berfokus pada titik api,” ujarnya Senin (26/10/2026).
Ia berharap Wali Kota Banjarmasin memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, pemerintah kota dapat menyampaikan kondisi lapangan kepada perwakilan daerah di Senayan, baik DPR RI maupun DPD RI.
Murjani juga menekankan pentingnya jaminan keselamatan relawan dan pemadam swadaya yang berperan dalam penanganan Karhutla.
Ia berharap evaluasi kebijakan menghasilkan mekanisme bantuan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan sehingga perlindungan masyarakat serta keberlanjutan pelayanan publik tetap terjaga.





