Pemkab Kotabaru menggelar Festival Akrab 2026 memperingati Hekrafnas, Wabup Syairi sebut ekraf tulang punggung ekonomi daerah.
Kotabaru, kalselpos.com – Ekonomi kreatif kini jadi tulang punggung baru Kotabaru.
Hal itu ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam Festival Akrab 2026 dalam rangka Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026, Sabtu (24/10/2026) pagi.
Kegiatan ini jadi momentum untuk mendorong kreativitas, inovasi, serta pengembangan produk lokal agar punya nilai ekonomi dan daya saing.
Salah satu rangkaian yang paling ramai adalah Nusantara Creative Walk atau jalan sehat, start di depan Tourist Information Center (TIC) Siring Laut dan finis di Panggung Akrab Siring Laut.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos yang hadir mewakili Bupati H. Muhammad Rusli, S.Sos., menyampaikan ekonomi kreatif punya peran strategis dalam mendorong perekonomian daerah. Pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengembangkan ide, kreativitas, dan inovasi.
“Ekonomi kreatif adalah tulang punggung baru bagi perekonomian kita. Bukan lagi hanya berbicara soal sumber daya alam, tetapi bagaimana kreativitas dan inovasi dapat menghasilkan nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, ide kreatif yang dikembangkan secara serius dapat melahirkan produk bernilai jual, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM.
Syairi juga berpesan kepada generasi muda agar berani menghasilkan karya sekaligus memasarkannya. Produk berkualitas perlu didukung kemampuan pemasaran agar dapat dikenal lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi pelakunya.
“Jangan hanya membuat produk-produk yang bagus, tetapi juga harus berani memasarkannya,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait untuk memperluas akses pasar serta mengembangkan usaha.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru, katanya, turut menyiapkan dukungan melalui pelatihan, fasilitasi, dan akses permodalan bagi pelaku usaha.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan dan mengembangkan produk lokal Kotabaru. Dengan memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif, generasi muda diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi dan menciptakan masa depan yang lebih baik.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru, kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi kemajuan Kotabaru dan khususnya bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga diajak berdoa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Doa dipanjatkan dengan harapan agar bencana segera berakhir dan kondisi lingkungan kembali aman.
Melalui peringatan Hekrafnas 2026, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap para pelaku ekonomi kreatif semakin termotivasi untuk berinovasi, mengembangkan usaha, memperluas pemasaran produk lokal, dan menciptakan peluang kerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





