RTLH di HSU Dibedah

Teks foto : Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSU Surya Supi.(ist)(kalselpos.com)

Dinsos Kabupaten HSU menyalurkan bantuan bedah rumah untuk 94 unit RTLH pada tahun 2026 yang bersumber dari APBD Murni dan Perubahan.

Amuntai, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyalurkan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Oleh karena itu, warga kurang mampu berpendapatan rendah di wilayah setempat kini menerima manfaat dari program bedah rumah tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSU, Surya Supi, menyampaikan bahwa bantuan bedah rumah pada tahun 2026 menyasar 94 unit rumah. Seluruh bantuan tersebut mengalir secara merata ke seluruh kecamatan di Kabupaten HSU. Segenap anggaran program ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni serta APBD Perubahan 2026.

“Pemerintah mengalokasikan 82 unit rumah melalui APBD murni dan 12 unit lewat APBD perubahan. Jadi, total keseluruhan program mencapai 94 unit,” ujarnya.

Selanjutnya, Supi menjelaskan bahwa setiap unit rumah menerima nilai bantuan masing-masing sebesar 20 juta rupiah. Anggaran tersebut mencakup upah pekerja senilai 2,5 juta rupiah dan belanja barang sebesar 17,5 juta rupiah. Kemudian, para pekerja telah memulai proses pembenahan dari jalur APBD murni sejak bulan Mei. Mereka menargetkan seluruh proyek selesai pada bulan September 2026.

Sementara itu, masyarakat penerima bantuan bedah rumah wajib memenuhi sejumlah syarat administratif serta teknis. Di antara ketentuan penting tersebut, status tanah harus mutlak atas nama penerima manfaat. Selain itu, kondisi pemukiman warga memang harus masuk kategori tidak layak huni atau mengalami kerusakan berat. Calon penerima juga wajib tergolong masyarakat ekonomi rendah serta masuk dalam data golongan desil 1 sampai 4.

Melalui program ini, Supi berharap bantuan bedah rumah dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Alhasil, kenyamanan hidup warga akan terus meningkat seiring perbaikan tempat tinggal mereka.

“Mudah-mudahan program ini dapat membantu masyarakat penerima bantuan. Akhir kata, mereka bisa lebih nyaman dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari di dalam rumah,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait