Disperdagin Banjarmasin gencarkan pengawasan Kemetrologian, 40 Ribu Lebih UTTP sudah ditera

Teks foto :Kegiatan Sosialisasi Kemetrologian yang membahas pelayanan tera, dibuka langsung Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, di salah satu hotel di Banjarmasin.(kalselpos.com)

Pemkot Banjarmasin menggelar Sosialisasi Kemetrologian bagi pelaku IKM untuk memperkuat perlindungan konsumen melalui ketepatan ukuran dan tera ulang.

BANJARMASIN, Kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat perlindungan konsumen melalui pengawasan kemetrologian. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin menggelar Sosialisasi Kemetrologian untuk membahas pelayanan tera, tera ulang, pengawasan alat ukur, serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT).

Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, membuka langsung kegiatan yang berkolaborasi dengan Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional III ini pada Senin, 24 Agustus 2026. Sebanyak 50 peserta dari kalangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) menghadiri acara tersebut. Yamin menegaskan bahwa kemetrologian berperan penting menciptakan transaksi perdagangan yang tertib, adil, transparan, dan bertanggung jawab.

Pelayanan tera dan tera ulang terhadap Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) memberikan kepastian hukum serta rasa aman bagi pelaku usaha dan konsumen. Yamin juga menyoroti pentingnya kesesuaian informasi berat atau isi bersih pada kemasan produk BDKT agar konsumen menerima hak mereka secara benar. Beliau berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran para pelaku usaha secara luas.

Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan, menjelaskan bahwa sektor perdagangan barang dan jasa merupakan urat nadi kota ini. Saat ini, pemerintah menggratiskan seluruh biaya pelayanan tera dan tera ulang bagi masyarakat. Disperdagin juga menerapkan sistem jemput bola ke berbagai pasar tradisional untuk mempermudah pelayanan. Langkah aktif tersebut berhasil mencatatkan lebih dari 40 ribu UTTP yang telah menjalani proses tera hingga tahun 2025 lalu.

 

 

Pos terkait