Wujudkan 22 Program Prioritas, Pemko Banjarmasin bekali Pemuda kemampuan Berbahasa Inggris

Teks foto : Pelatihan Bahasa Inggris bagi Pemuda Kota Banjarmasin sebagai bagian dari implementasi 22 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.(kalselpos.com)

Pemkot Banjarmasin melalui Disbudporapar menggelar Pelatihan Bahasa Inggris untuk mencetak SDM unggul. 20 peserta terbaik akan dikirim.

BANJARMASIN, Kalselpos.com

Pemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan program Pelatihan Bahasa Inggris bagi generasi muda melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.
Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, membuka langsung kegiatan bertema Empowering Banua Youth for the World tersebut. Acara peresmian ini berlangsung di Aula Banjarmasin Culture Hub pada Kamis, 16 Juli 2026. Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, turut hadir mengawal jalannya program prioritas daerah tersebut. Agenda ini merupakan wujud nyata visi kepemimpinan Wali Kota H. M. Yamin HR dan Wakil Wali Kota Hj. Ananda dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Selain itu, pihak pemerintah daerah menggandeng lembaga Global English dari Kampung Pare, Kediri, untuk menyukseskan pelatihan ini. Lembaga tersebut memiliki pengalaman panjang dalam membina kemampuan bahasa asing generasi muda. Namun, proses penjaringan peserta sendiri berjalan ketat melalui beberapa tahapan seleksi demi menjamin komitmen tinggi para pemuda. Hasilnya, sebanyak 243 pendaftar bersaing memperebutkan kuota pelatihan awal hingga menyisakan 40 orang untuk kelas tatap muka.
Selanjutnya, pihak dinas akan menyaring kembali para peserta menjadi 20 orang terbaik. Peserta terpilih akan mendapat kesempatan belajar langsung ke Kampung Inggris Pare dengan pembiayaan penuh dari pemerintah. Mereka juga berpeluang meraih program beasiswa lanjutan jika berhasil memenuhi persyaratan akademik yang berlaku. Di sisi lain, target sasaran program ini berfokus pada kalangan pemuda produktif dengan rentang usia antara 16 sampai 35 tahun.
Kemudian, Ibnu Sabil berharap para alumni pelatihan mampu menjadi motor penggerak komunitas bahasa asing baru di Banjarmasin. Kehadiran komunitas tersebut sangat penting untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata dan kemitraan internasional kota. Ke depan, Disbudporapar berencana memperluas program ini dengan menambah variasi materi bahasa asing lainnya seperti bahasa Mandarin. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjawab tantangan dunia kerja, perdagangan, dan investasi global masa kini.

Pos terkait