Ungkap 128 Kg Sabu, AKBP Ade Harri dipromosikan jadi Kapolres Kotabaru

Teks foto []istimewa INTROGASI TERSANGKA - AKBP Ade Harri Sistriawan saat mengintrogasi tersangka JR (28) asal Depok, Jawa Barat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang membawa 56 kilogram sabu-sabu.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempromosikan, AKBP Ade Harri Sistriawan pengungkap 128 kilogram sabu-sabu milik jaringan gembong narkotika internasional Fredy Pratama menjadi Kapolres Kotabaru, jajaran Polda Kalimantan Selatan.

Bacaan Lainnya

 

Mutasi Kapolres Kotabaru berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026. Ade menggantikan AKBP Doli Martua Tanjung yang dipromosikan dalam jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel.

 

AKBP Ade Harri Sistriawan merupakan sosok perwira berprestasi di Polda Kalsel.

Sejumlah kasus besar pernah diungkapnya dan paling menonjol ketika dia menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel, dalam kurun waktu hampir 2 tahun.

 

Sepanjang tahun 2025 lalu, Ade dan tim secara total telah mengungkap penyelundupan sekitar 400 kilogram sabu-sabu dan ratusan ribu butir pil ekstasi.

 

Sementara di tahun 2026 ini, tercatat ada tiga kasus besar narkotika diungkapnya dengan total hampir 200 kilogram sabu-sabu.

 

Pertama pada Februari 2026, diungkap penyelundupan hampir 30 kilogram sabu-sabu dan 15.056 butir pil ekstasi.

 

Kemudian pada April 2026, ada penyelundupan 43,8 kilogram sabu-sabu asal Malaysia berhasil digagalkan.

 

Terbaru, di bulan Juni ini Ade memimpin tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel mengungkap peredaran 128 kilogram sabu-sabu dengan menangkap lima tersangka.

 

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan kala rilis kasus ke awak media mengatakan pengungkapan 128 kilogram sabu-sabu menjadi yang terbesar dalam kurun waktu enam tahun terakhir.

 

Berdasarkan catatan Polda Kalsel, tangkapan terbesar pernah diungkap pada 6 Agustus 2020 lalu dengan barang bukti 300 kilogram sabu-sabu.

 

Kapolda pun menjanjikan hadiah khusus di peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026 nanti sebagai bentuk apresiasi kepada Ade dan tim yang telah berprestasi dalam membongkar jaringan besar peredaran narkotika menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaannya.

 

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait