Buntok, kalselpos.com –
PT Adaro Indonesia bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, sukses menggelar Media Gathering tahunan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 27–28 Juni 2026 ini dipusatkan di Desa Lok Lahung, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.
Dalam acara puncak pada Minggu (28/6/2026), rombongan PWI Barsel diajak memacu adrenalin dengan menjajal river tubing (arung jeram) di Sungai Amandit.
Meskipun harus menempuh perjalanan panjang melalui jalanan berkelok dan padat oleh kendaraan wisatawan, rasa lelah para peserta terbayarkan. Keindahan pemandangan sungai jernih berarus deras di lembah Pegunungan Meratus sukses membakar semangat seluruh peserta.
Sebelumnya, pada Sabtu (27/6/2026) malam, puluhan anggota PWI Barsel juga berkesempatan menghadiri konser musik yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Bamboo Rafting 2026. Acara yang menghadirkan sejumlah band lokal Kalimantan Selatan tersebut berlangsung meriah di lokasi pertunjukan.
Head of Land and Community Management Department PT Adaro Indonesia, Djoko Susilo, menyatakan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan pertambangan batu bara tersebut dalam menjaga hubungan baik dengan insan pers di wilayah kerja mereka.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bisa mendorong sinergitas serta silaturahmi antara perusahaan dengan teman-teman jurnalis agar semakin erat,” ujar Djoko.
Senada dengan hal itu, Ketua PWI Barsel, Julius M. Sinaga, menyampaikan apresiasinya kepada manajemen PT Adaro Indonesia atas dukungan yang konsisten dan berkelanjutan kepada para pelaku jurnalistik.
“Terima kasih banyak kepada PT Adaro Indonesia yang selalu berkomitmen memfasilitasi kawan-kawan PWI Barsel. Kami berharap hubungan baik ini bisa semakin harmonis ke depannya,” tutur pria yang akrab disapa Ucok ini.
Ucok menjelaskan, Media Gathering merupakan agenda rutin tahunan antara PWI Barsel dan PT Adaro Indonesia sebagai bentuk kemitraan strategis antara korporasi dan organisasi profesi.
Menurutnya, pers berperan penting sebagai mata dan telinga perusahaan, sekaligus menjadi jembatan informasi yang efektif antara korporasi, masyarakat, dan pemerintah.
“Sinergitas ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan komitmen bersama untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, berkelanjutan, serta saling menguntungkan bagi penanam modal maupun masyarakat di daerah,” pungkas Ucok.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





