Marabahan, kalselpos.com – Sebuah unggahan di Instagram @infocerewet_kalsel viral di medsos. Dalam postingan itu tertulis: “Kita Bongkar Proyek 35 Miliar Di Barito Kuala, Potong 20% Untuk Oknum Pejabat. Kalau Mau Dapat Kontrak Wajib Setor 20%”.
Saat dikonfirmasi Kalsel Pos melalui WhatsApp, Senin 8/6/2026, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Akhdiyat Sabari mengungkapkan, ada melihat di ig. “Ulun pastikan kalau ulun kadada pak. Jadi silahkan aja pian gali. Jelas itu kalau ditujukan ke pejabat PU, Insya Allah pasti kadada,” tulisnya.
“Ulun jua minta keterbukaan dari pihak pembuat reel ig untuk membuka siapa yang me wa itu. Ulun siap aja. Kalau ditujukan ke ulun, insya Allah ulun laporkan ke pihak yg berwajib,” ungkap Akhdiyat.
Berita ini diturunkan sebagai bentuk keberimbangan informasi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kabupaten Batola yang berjuluk ‘ Bumi Bahalap’, jadi sorotan setelah akun Instagram @infocerewet_kalsel mengunggah postingan yang memicu perbincangan luas di media sosial.
Dalam unggahan terlihat tulisan: “Kita Bongkar Proyek Rp35 Miliar di Barito Kuala, Potong 20% Untuk Oknum Pejabat. Kalau Mau Dapat Kontrak Wajib Setor 20%”. Postingan itu disertai gambar lokasi proyek berlumpur dengan sejumlah pekerja.
Caption unggahan berbunyi “Besok kita gas,,,,setuju laik komen dan share”. Hingga Rabu, 4 Juni 2026 pukul 19.36 Wita, postingan tersebut sudah mendapat 632 suka dan 56 komentar dari warganet.
Unggahan itu langsung memicu reaksi keras netizen. Sejumlah komentar menyoroti dugaan praktik korupsi dan meminta aparat turun tangan.
“Bongkar sampai ke akarnya julak”, tulis akun berinisial D.C.
“Alangkah bagusnya buatkan laporan juga bang ke kpk dan instasi hukum biar enak bang . Saya yakin abang kan punya data tuh biar para tikus ini kapok sama ga bisa tidur akibat makan duit rakyat terus”, sahut akun berinisial K.K.N.
“Ngeri heh manusia ni, apa j di makan, aspal kh, bangunan kah, jembatan kah , dimakan nya”, kritik akun berinisial C.K.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala maupun pihak terkait soal kebenaran unggahan dan proyek senilai 35 miliar yang disebut tersebut.
Publik kini menanti penjelasan dan transparansi terkait proyek yang menjadi sorotan itu.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





