Sektor Pertanian dan Sawit perkuat Fondasi Ekonomi Kalsel

Teks foto []istimewa SAAT MUSIM TANAM - Petani saat memasuki musim tanam padi di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Selain sektor pertambangan, Kalimantan Selatan juga mengandalkan pertanian dan perkebunan sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Produksi padi dan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diproyeksikan meningkat seiring perluasan lahan dan kondisi cuaca yang mendukung.

 

Bacaan Lainnya

Kebijakan nasional seperti program B40 turut memberikan dampak signifikan. Program ini mewajibkan pencampuran 40 persen bahan bakar nabati berbasis sawit dengan solar, guna menekan impor energi dan menghemat devisa negara.

Menurut praktisi ekonomi Kalsel, Rustamaji, implementasi kebijakan ini harus dilakukan secara konsisten melalui kolaborasi berbagai pihak.

 

“Program ini tidak hanya berdampak pada energi, tetapi juga mendorong stabilitas sektor perkebunan,” ujarnya

 

Di sisi lain, sektor pertanian yang terintegrasi dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan lokal dan regional. Stabilitas harga menjadi faktor penting agar sektor ini tidak memicu inflasi.

 

Dengan penguatan sektor riil tersebut, Kalimantan Selatan dinilai memiliki fondasi yang cukup kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait