Banjarmasin, kalselpos.com -Transformasi Bank Kalsel menuju Bank Devisa dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat ekonomi daerah.
Anggota DPRD Kalimantan Selatan, Firman Yusi, mengusulkan agar program CSR bank tersebut difokuskan pada pengembangan wirausaha ekspor muda.
Menurutnya, selama ini potensi produk lokal Kalsel sangat besar, namun belum diimbangi dengan kemampuan pelaku usaha dalam menembus pasar internasional. Ia melihat celah tersebut dapat dijembatani melalui program CSR yang terarah.
“Permintaan global terhadap produk lokal terus ada, tapi pelaku usaha kita masih terkendala standar dan akses pasar,” jelasnya.
Ia mengusulkan pembentukan Export Academy sebagai wadah inkubasi bagi generasi muda untuk mempelajari regulasi ekspor, kepabeanan, hingga strategi pemasaran global. Selain itu, dukungan sertifikasi internasional dan fasilitasi business matching juga dinilai penting.
Firman juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Dinas Perdagangan untuk memperkuat data pasar dan jaringan ekspor.
Dengan pendekatan ini, ia optimistis Bank Kalsel dapat berperan lebih dari sekadar lembaga keuangan, tetapi juga sebagai penggerak lahirnya eksportir baru yang kompetitif di tingkat global.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store




