MBG resmi diluncurkan di Pulau Laut Sigam, Pemkab Kotabaru dorong pemenuhan gizi generasi sehat

Teks : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kecamatan Pulau Laut Sigam, Rabu (13/05/2026).(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kecamatan Pulau Laut Sigam, Rabu (13/05/2026). Program ini dijalankan Yayasan Youth Entrepreneurship School melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

 

Bacaan Lainnya

Peluncuran berlangsung di SPPG Sigam, Jalan Kemuning RT 004, Pulau Laut Sigam. Hadir Anggota Komisi II DPRD H. Abdul Kadir, instansi terkait, mitra kerja, serta elemen masyarakat.

 

Ketua Yayasan Youth Entrepreneurship School, Munzirin, S.Sos menyampaikan, SPPG Sigam merupakan unit ke-7 yang beroperasi di Kabupaten Kotabaru. Ia menyebut MBG sebagai program prioritas pemerintah untuk menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas.

 

“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah, tetapi bagian dari upaya bersama mencerdaskan generasi bangsa. Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung dan memberi masukan demi keberhasilan program ini,” ujarnya.

 

Juga dijelaskan bahwa, target pembangunan SPPG di Kotabaru mencapai puluhan unit yang tersebar hingga daerah terpencil dan pesisir. Kehadiran SPPG juga diharapkan mendorong ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok pangan.

 

“SPPG bukan hanya dapur umum, tetapi pusat pelayanan pemenuhan gizi yang nantinya bisa menjadi tempat konsultasi gizi dan kolaborasi lintas sektor,” katanya.

 

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, Drs. H. Murdianto, M.Si yang mewakili Bupati Kotabaru, membuka kegiatan secara resmi melalui pemotongan pita. Ia mengapresiasi yayasan dan semua pihak yang terlibat.

 

“Gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta kemampuan belajar anak sebagai generasi penerus bangsa. Pemkab Kotabaru sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ucapnya.

 

Murdianto menambahkan, Kotabaru masih membutuhkan banyak SPPG untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Karena itu, Pemda terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak dan calon investor guna memperluas layanan MBG.

 

“Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan aspek pembelajaran, tetapi juga didukung pemenuhan gizi yang baik. Program MBG menjadi langkah penting mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait