Pemkab Banjar gelar Workshop Pasar Modal Syariah 2026 

Teks foto Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi membuka resmi Workshop Pasar Modal Syariah 2026 di Aula Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Martapura, Jumat (8/5/2026).(ist)(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com

Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Workshop Pasar Modal Syariah 2026 di Aula Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Martapura, Jumat (8/5/2026).

Bacaan Lainnya

 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat edukasi investasi syariah kepada masyarakat guna mencegah maraknya praktik investasi ilegal yang memanfaatkan tingginya minat warga terhadap instrumen keuangan digital.

 

Langkah tersebut dilakukan dengan memberikan pemahaman mengenai investasi yang aman, transparan dan sesuai prinsip syariah agar masyarakat lebih cerdas dalam mengelola keuangan sekaligus terhindar dari penipuan berkedok investasi.

 

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi di Martapura, Kabupaten Banjar mengatakan, literasi keuangan syariah menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri dan agamis di Kabupaten Banjar.

“Antusiasme masyarakat terhadap investasi saat ini sangat tinggi. Namun di sisi lain, masih terdapat ancaman investasi ilegal yang merugikan masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai investasi yang aman dan sesuai prinsip syariah menjadi sangat penting,” ujar Habib Idrus.

 

 

Dia mengatakan investasi syariah tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan rasa tenang karena dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam yang mengedepankan transparansi dan keadilan.

Selain itu, ucapnya, masyarakat juga didorong memahami berbagai aspek teknis investasi syariah mulai dari pembukaan rekening saham syariah, memahami daftar efek syariah hingga strategi pengelolaan risiko investasi.

“Investasi sejatinya bukan hanya soal keuntungan ekonomi, tetapi juga membangun pola pikir dan perencanaan masa depan yang lebih baik,” katanya.

 

 

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Banjar Muhammad Noval menilai penguatan edukasi investasi syariah penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pasar modal yang legal dan halal.

Menurut dia, masyarakat kini semakin tertarik berinvestasi sehingga membutuhkan pendampingan agar tidak mudah terjebak pada tawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan instan.

 

“Selain meningkatkan pemahaman teknis masyarakat terhadap investasi syariah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta memfasilitasi masyarakat yang ingin langsung membuka rekening saham syariah,” ujar Noval.

 

 

Untuk diketahui, kegiatan Workshop itu menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi, di antaranya Pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan Febi Devina, Divisi Pasar Modal Syariah BEI Laraza Annisa, perwakilan Kisi Sekuritas Rahmawati Kintan Sari, serta Kabag PSDA Banjar Rahmad Ferdiansyah.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait