Banjarmasin, kalselpos.com
– Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK tahun 2026 di Kalimantan Selatan akan menggunakan empat jalur utama, yakni domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kalsel, Firna Arsika M.Ec Dev, mengatakan pembagian jalur tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh calon murid.
“Jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas, sementara jalur domisili tetap ada namun porsinya dibatasi,” jelasnya
Selasa (14/4)
Dalam mekanisme seleksi, nilai rapor menjadi komponen utama dengan bobot sekitar 70 persen, sedangkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menyumbang 30 persen. Selain itu, pada jenjang SMK juga dilakukan seleksi minat dan bakat sesuai kompetensi keahlian yang dipilih.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi, sehingga memudahkan calon murid dalam mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke sekolah.
Firna menegaskan, seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya. “Kami pastikan pelaksanaan SPMB ini gratis dan transparan,” tegasnya.
Dengan sistem baru ini, pemerintah berharap SMK semakin menjadi pilihan utama bagi siswa yang ingin mengembangkan keterampilan dan siap memasuki dunia kerja.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





