Bangun Generasi Qurani, Guru Ngaji Harus Diakui dan Disejahterakan

Teks Foto  Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Adrizal dari Fraksi PAN (enam dari kiri) .(ist)(kalselpos.com)

Banjarbaru, kalselpos.com — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Adrizal dari Fraksi PAN, menegaskan pentingnya pendataan menyeluruh terhadap guru ngaji di daerah sebagai langkah strategis meningkatkan profesionalisme pengajar Al-Qur’an. Hal ini disampaikannya seiring menguatnya peran Asosiasi Guru Ngaji Indonesia (AGNIA) dalam mendorong pembinaan berkelanjutan bagi para pendidik keagamaan.

 

Bacaan Lainnya

Melalui gerakan Indonesia Bisa Ngaji, AGNIA berfokus pada pelatihan profesional, peningkatan motivasi masyarakat, serta penguatan kemandirian pendanaan bagi guru ngaji, khususnya di wilayah pelosok dan komunitas marjinal. Guru ngaji tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual masyarakat, sehingga perlindungan dan peningkatan kesejahteraan mereka dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

 

Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia telah memberikan insentif bulanan dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi guru ngaji, dengan besaran antara Rp175.000 hingga Rp750.000 per bulan. Di sisi lain, layanan privat guru ngaji melalui platform daring juga berkembang, dengan tarif mulai sekitar Rp46.000 per jam. Namun, Kalimantan Selatan dinilai perlu memberi perhatian lebih serius terhadap aspek kesejahteraan ini.

 

Berdasarkan data 2025, Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Kementerian Agama terus memperbarui pendataan guru ngaji, pengajar TPA/TPQ, serta ustadz dan ustadzah di 13 kabupaten/kota. Ribuan tenaga pengajar tercatat tersebar di berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an dan sekitar 313 pondok pesantren.

 

Adrizal menegaskan, kesejahteraan guru agama tidak boleh diabaikan. Menurutnya, verifikasi dan perlindungan hukum bagi guru ngaji merupakan tanggung jawab bersama agar mereka tetap dihargai sebagai pilar pembentuk generasi Qurani. Ia berharap kepedulian semua pihak terus diperkuat agar para guru ngaji tidak lagi terpinggirkan, melainkan dimuliakan atas peran besarnya bagi masyarakat.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait