BANJARMASIN, Kalselpos.com – Kepedulian Pemerintah Kota Banjarmasin kembali diuji di tengah hiruk-pikuk kota. Menindaklanjuti arahan langsung Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin bergerak cepat menyikapi keberadaan seorang anak jalanan yang kerap meminta-minta di perempatan Pasar Lama.
Hasil penelusuran petugas mengungkap fakta memilukan. Anak tersebut ternyata tidak sendiri. Ia memiliki seorang adik, dan keduanya sama-sama putus sekolah. Dua kakak beradik itu diketahui bernama Muhammad Riski (16) dan Muhammad Rosan (15), warga Jalan Surgi Mufti Gang Keramat, yang selama ini turun ke jalan demi menyambung hidup akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
“Setelah kami telusuri lebih dalam, ternyata bukan hanya satu anak. Dia memiliki adik, dan keduanya sudah tidak mengenyam pendidikan. Kondisi ini langsung menjadi perhatian serius kami,” ujar Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Jumat (9/1/2026).
Tak ingin masa depan mereka terus tergerus kerasnya jalanan, Dinsos Banjarmasin langsung menyusun langkah-langkah konkret untuk mengembalikan hak dasar kedua anak tersebut, khususnya hak mendapatkan pendidikan yang layak.
“Kami berupaya agar mereka tidak lagi berada di jalan. Fokus utama kami adalah mengembalikan hak mereka sebagai anak, terutama hak untuk bersekolah,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinsos berkoordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Banjarmasin guna membuka peluang bantuan pendidikan berbasis keagamaan, termasuk opsi bersekolah di pondok pesantren.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kesra. Salah satu alternatifnya adalah bantuan pendidikan keagamaan atau pondok pesantren, tentunya disesuaikan dengan minat dan kesiapan anak-anak tersebut,” jelasnya.
Selain itu, Sekolah Rakyat juga disiapkan sebagai opsi utama. Namun karena tahun ajaran saat ini masih berjalan, rencana tersebut baru dapat direalisasikan pada tahun ajaran baru mendatang.
“Saat ini Sekolah Rakyat belum memungkinkan karena tahun ajaran sedang berlangsung. Kami arahkan mereka untuk masuk pada tahun ajaran baru,” katanya.
Sambil menunggu, Dinsos Kota Banjarmasin turut menggandeng Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan pelatihan keterampilan sebagai bekal awal bagi kedua kakak beradik tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Kalsel agar mereka mendapatkan pelatihan. Jadi sambil menunggu sekolah, mereka dibekali keterampilan yang bermanfaat,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





