Serap 10,5 Ton Beras SPHP, Pemko Banjarmasin perkuat kendali Inflasi dan stabilitas Harga

Teks foto :ASN dan non-ASN di lingkungan Pemko dorong untuk ikut membeli beras SPHP sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah yang dilaksanakan di Halaman Kamboja Kota Banjarmasin.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin menunjukkan langkah konkret dalam upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Melalui kerja sama dengan Perum Bulog, Pemko Banjarmasin menyerap sebanyak 10.540 kilogram atau 2.108 sak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibeli langsung oleh aparatur pemerintah.

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan pembelian beras SPHP ini dilaksanakan pada Selasa (23/12/2025), pukul 14.00 hingga 17.00 Wita, bertempat di Halaman Kamboja Kota Banjarmasin. Beras SPHP dijual sesuai harga eceran pemerintah, yakni Rp57.500 per sak ukuran 5 kilogram.

 

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu strategi nyata Pemko dalam menekan laju inflasi, khususnya dari komoditas beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

 

“Pembelian beras SPHP ini bertujuan membantu pengendalian inflasi di Kota Banjarmasin. ASN dan non-ASN di lingkungan Pemko kami dorong untuk ikut membeli sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah,” ujar Tezar.

 

Menurutnya, selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga membantu memperlancar distribusi stok beras Bulog agar pasokan di pasaran tetap aman dan tidak memicu gejolak harga.

 

“Aparatur pemerintah harus menjadi contoh. Dengan ikut membeli beras SPHP, kita turut menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan stok Bulog tersalurkan dengan baik,” tambahnya.

 

Beras SPHP tersebut dipesan langsung oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Disperdagin yang berkoordinasi dengan Bulog. Pembelinya berasal dari ASN dan non-ASN di lingkup Pemko Banjarmasin, dengan mekanisme masing-masing SKPD datang sesuai jadwal, membawa uang pembayaran berdasarkan rekap pesanan, serta menyiapkan transportasi pengangkutan secara mandiri.

 

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menegaskan bahwa keterlibatan Pemko dalam pembelian beras SPHP merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat.

 

“Prinsipnya, Pemerintah Kota Banjarmasin ingin turut serta secara aktif dalam pengendalian inflasi dan menjaga agar harga beras tetap stabil di Kota Banjarmasin,” tegas Yamin.

 

Ia juga mengarahkan agar ASN dan non-ASN dapat berpartisipasi secara sukarela dalam membeli beras SPHP sebagai langkah kolektif menjaga stabilitas harga.

 

“Partisipasi ini penting untuk menekan fluktuasi harga beras di pasar, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terlindungi,” ujarnya.

 

Yamin berharap masyarakat juga dapat menjadikan beras SPHP sebagai salah satu alternatif pilihan karena harganya lebih terjangkau, namun tetap berkualitas dan layak konsumsi.

 

“Beras SPHP ini disiapkan oleh pemerintah dengan kualitas yang baik. Harapannya, masyarakat bisa memanfaatkannya sebagai pilihan beras murah namun tetap aman dan layak konsumsi,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait